Tak Ada Titik Temu, Pasar Rakyat di Trenggalek Tahun ini Ditiadakan

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek membuka Pasar Rakyat tahun 2022. (Doc. Prokopim TGX)

Bupati Trenggalek membuka Pasar Rakyat tahun 2022. (Doc. Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek memutuskan untuk meniadakan kegiatan pasar rakyat dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek tahun ini.

Keputusan ini disampaikan Mugianto saat terima Hearing PKL alun-alun Trenggalek jilid 2 di gedung DPRD Trenggalek bersama Sekda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi keuangan daerah hingga suasana keprihatinan akibat sejumlah bencana alam yang terjadi belakangan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jam 08.00 kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan Sekda dan ketua OPD yang menaungi, baik di Dinas Komindag maupun Dinas Pariwisata, mengenai rencana kegiatan event Agustusan dan Hari Jadi Trenggalek. Pak Bupati sudah memutuskan untuk tahun ini ditiadakan pasar rakyat,” ujar Mugianto, Selasa (22/7/2025).

Menurutnya, para pelaku usaha seperti pedagang dan UMKM termasuk event organizer (EO) telah diberi kesempatan untuk bermusyawarah, namun tidak ada titik temu dalam pembahasan teknis. Akhirnya, pemerintah mengambil keputusan untuk meniadakan pasar rakyat tahun ini.

“Sudah jelas tadi keputusannya. Baik pedagang, UMKM, maupun EO harus bisa menerima. Tidak ada kesepakatan dalam pertemuan, tidak ada titik kompromi, padahal kami sudah berupaya memfasilitasi. Karena itu kami putuskan untuk libur dulu dari kegiatan semacam ini,” tegasnya.

Selain karena tidak adanya kesepakatan teknis, Mugianto menekankan pentingnya empati terhadap situasi daerah saat ini. Ia menyebut kondisi keuangan daerah yang tidak ideal serta suasana keprihatinan akibat bencana dan sejumlah warga yang meninggal dunia sebagai alasan utama.

“Kalau kita malah menggelar pesta rakyat yang terlalu mewah, termasuk pesta kembang api, sementara jalan-jalan banyak yang rusak, tentu tidak elok dipandang. Kita harus lebih prihatin tahun ini,” ujarnya.

Meskipun pasar rakyat ditiadakan, Mugianto memastikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek tetap akan dilaksanakan, namun dengan konsep yang sederhana dan efisien.

“Rangkaian Hari Jadi Insyaallah tetap dilakukan, tapi sesederhana mungkin. Tidak perlu biaya besar, yang penting rutinitas tetap berjalan tanpa membebani anggaran. Kami di DPR sangat mengapresiasi langkah Bupati ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya
Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda
Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya
Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
Dispora Trenggalek Siapkan Gebrakan Olahraga 2026, Bidik Bibit Atlet Potensial
Jalan Krandekan-Gandusari Segera Diperbaiki, Disediakan Anggaran Rp10 Miliar
Perda Pilkades Trenggalek 2027 Masih Tunggu Fasilitasi Pemprov Jatim

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya

Rabu, 30 September 2026 - 08:06 WIB

Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:36 WIB

Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes

Berita Terbaru