RagamWarta.com – Pembersihan sedimen Jembatan Ngasinan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Trenggalek bersama Perum Jasa Tirta I, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan seperti ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir akibat penumpukan material di aliran sungai seperti yang ada di bawah jembatan Ngasinan.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Admono menjelaskan bahwa pembersihan sedimen difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan karena adanya material yang menyangkut pada tiang penyangga jembatan.
“Ya, hari ini Rabu, 1 April 2026, kami bersama Jasa Tirta I sedang melaksanakan pembersihan sedimen yang menyangkut pada tiang penyangga jembatan Ngasinan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, terdapat delapan titik yang menjadi prioritas pembersihan. Prosesnya dilakukan dengan kombinasi metode, baik menggunakan peralatan maupun secara manual, menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Direncanakan ada 8 titik yang akan kami upayakan untuk dilakukan pembersihan sedimen, baik menggunakan peralatan maupun secara manual,” jelas Triadi, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, banyak material seperti batang kayu dan sampah yang tersangkut di penyangga jembatan sehingga berpotensi membahayakan apabila sewaktu-waktu terjadi luapan air sungai atau banjir.
“banyak material termasuk batang kayu dan sampah, yang tersangkut di penyangga jembatan dan berpotensi membahayakan apabila sewaktu-waktu terjadi luapan air sungai atau banjir,” jelasnya.
Oleh karena itu, momentum cuaca cerah seperti hari ini dimanfaatkan BPBD Trenggalek untuk mempercepat proses pembersihan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
“Untuk itu, kami melakukan langkah antisipasi selagi cuaca cerah, bersama Jasa Tirta I dan seluruh unsur terkait, dengan melaksanakan pembersihan sedimen,” pungkas Triadi Admono.






