Jalur Trenggalek Ponorogo Lumpuh Total, Batu Besar Tutup Akses KM 16

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Material longgar berupa batuan besar halangi jalur Trenggalek-Ponorogo di KM 16 Kecamatan Tugu.

Material longgar berupa batuan besar halangi jalur Trenggalek-Ponorogo di KM 16 Kecamatan Tugu.

RagamWarta.com – Jalur Trenggalek Ponorogo lumpuh total setelah material longsor menutup badan jalan nasional di KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, sejak Selasa sore.

Hingga Rabu (4/3/2026) siang, akses dari dan menuju Ponorogo maupun Jawa Tengah belum bisa dilalui kendaraan karena tertutup bongkahan batu berukuran besar.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, S. Triadi Atmono mengatakan bahwa sebelum proses pembersihan dilakukan, tim gabungan lebih dulu melaksanakan asesmen dan pemetaan di sekitar titik longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi dari Basarnas sudah memantau langsung di atas lereng dan juga dilakukan pemantauan menggunakan drone. Kondisinya memang ada beberapa potensi longsor susulan,” kata Triadi.

Hasil pemantauan menunjukkan kontur tanah di atas lereng menyerupai lumpur dan masih labil. Pada sisi timur bahkan ditemukan titik longsor susulan dengan material yang masih menggantung di atas badan jalan.

Kami temukan beberapa jalur aliran air. Jalur tersebut bisa memperparah kondisi lereng jika terjadi hujan deras karena alirannya buntu. Kalau jenuh airnya ya bisa berpotensi longsor susulan,” imbuhnya.

Untuk membuka akses yang lumpuh total tersebut, satu unit alat berat diterjunkan guna menyingkirkan material batu berukuran kecil. Sementara bongkahan besar rencananya akan dipecah menggunakan breaker dengan pengujian terlebih dahulu.

“Sedangkan untuk batu besar akan kami pecah dengan breaker. Namun, untuk operasional breaker akan kami uji dulu terhadap dampak getarannya. Jangan sampai nanti memicu material di atas turun,” ujarnya.

BPBD Trenggalek berharap proses penanganan berjalan lancar agar arus lalu lintas dari dua arah kembali normal. Namun, faktor cuaca dan potensi longsor susulan masih menjadi perhatian utama tim di lapangan.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto mengatakan arus kendaraan untuk sementara dialihkan melalui jalur alternatif di sekitar lokasi bencana.

“Ada jalur alternatif, namun hanya kami rekomendasikan untuk sepeda motor dan mobil kecil. Sementara itu mobil besar dialihkan melalui Kediri,” kata Sony.

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru