Bupati Trenggalek Dapat Penghargaan dari Pangdam V Brawijaya saat Penutupan TMMD ke-128

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam V Brawijaya beri penghargaan Bupati Trenggalek saat penutupan TMMD ke-128 di Alun-alun Trenggalek, Kamis (21/5/2026).

Pangdam V Brawijaya beri penghargaan Bupati Trenggalek saat penutupan TMMD ke-128 di Alun-alun Trenggalek, Kamis (21/5/2026).

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin terima penghargaan dari Rudy Saladin dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 di Alun-alun Trenggalek, Kamis (21/5/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek dalam menyukseskan program TMMD.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek karena pelaksanaan TMMD ke-128 berjalan aman, lancar, dan berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan fisik maupun nonfisik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terus jaga ya agar awet dirasakan masyarakat,” kata Mayjen Rudy Saladin saat menutup kegiatan TMMD ke-128 di Trenggalek, Kamis (21/5/2026).

Dalam program TMMD tersebut, kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mewujudkan sejumlah pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat dibutuhkan warga.

Salah satunya pembangunan rabat jalan dan paving sepanjang 777 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter yang menghubungkan Desa Sukorejo dan Wonorejo, Kecamatan Gandusari.

Selain itu, pembangunan juga mencakup delapan titik tembok penahan jalan, sembilan unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta lima titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pemkab Trenggalek menilai hasil pembangunan TMMD tersebut akan berdampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar akses antarwilayah di kawasan pedesaan.

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-128 di Trenggalek juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial nonfisik seperti sosialisasi, penyuluhan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Program kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah ini juga dinilai mampu menekan biaya pembangunan. Dari total pekerjaan fisik yang dilaksanakan, kegiatan TMMD disebut mampu menghemat anggaran hingga Rp509 juta.

Jika dikerjakan pihak ketiga, total anggaran diperkirakan mencapai Rp1,527 miliar. Namun melalui pola gotong royong TMMD, pembangunan dapat diselesaikan dengan anggaran Rp1,018 miliar.

Berita Terkait

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Berita Terbaru