IBCA MMA Trenggalek Sukses Raih 10 Medali di Kejurprov Jatim

Kamis, 24 September 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atlet IBCA MMA Trenggalek bertanding dalam Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Jawa Timur Sirkuit 3 di GOR Soekarno Hatta, Kota Blitar, 17–20 September 2026.

Atlet IBCA MMA Trenggalek bertanding dalam Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Jawa Timur Sirkuit 3 di GOR Soekarno Hatta, Kota Blitar, 17–20 September 2026.

RagamWarta.com – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet IBCA MMA Trenggalek dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Jawa Timur Sirkuit 3 di GOR Soekarno Hatta, Kota Blitar. Mengirim 12 atlet, kontingen Trenggalek berhasil mengamankan 10 medali dalam kejuaraan yang berlangsung pada 17–20 September 2026.

 

Perolehan tersebut menjadi modal penting bagi IBCA MMA Trenggalek dalam mematangkan atlet menghadapi sejumlah agenda olahraga berikutnya, termasuk POPDA dan Porprov.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

12 Atlet Trenggalek Bawa Pulang 10 Medali

 

Dari 12 atlet yang bertanding, kontingen Trenggalek mengoleksi 2 medali emas, 2 medali perak, dan 6 medali perunggu.

 

Dua medali emas dipersembahkan Rafli Arafat Raditya Pratama dari kategori Junior MMA kelas -61,2 kilogram putra dan Galuh Ajeng Sekar Nastiti pada kategori Junior Stand Fight kelas -47,7 kilogram putri.

 

Medali perak diraih Kholifatul Mega Septianingtyas di kategori Youth C MMA kelas -37 kilogram putri serta Ezzar Edrian Ferdiansyah pada kategori Senior Stand Fight kelas -52,2 kilogram putra untuk kelas pemula atau beginner.

 

Sementara itu, enam medali perunggu masing-masing disumbangkan Fariz Azka Danendra, Valencia Okta Cinta Fuandri, Dhana Kusuma Javapindo, Aura Sifa Setia Ningrum, Muhamad Ersa Khadafi, dan Tahta Charendra Septya Ramadhina.

 

Pelatih IBCA MMA Kabupaten Trenggalek, Aris Suaka, menyebut hasil tersebut menjadi capaian yang cukup berarti karena sebagian besar atlet yang diterjunkan merupakan kelompok usia muda.

 

“Turnamen kemarin kita menerjunkan 12 atlet keseluruhan dan dapat 10 medali. Medalinya 2 emas, 1 perak, 6 perunggu plus 1 perak kelas pemula,” kata Aris.

 

Atlet Usia 12-18 Tahun Dipersiapkan untuk Kompetisi Berikutnya

 

Para atlet yang mengikuti Kejurprov Jawa Timur Sirkuit 3 tersebut berada pada rentang usia 12 hingga 18 tahun. Mereka turun dalam sejumlah kategori youth hingga junior.

 

Bagi IBCA MMA Trenggalek, kejuaraan di Blitar bukan menjadi pengalaman pertama mengikuti kompetisi tingkat provinsi. Sepanjang 2026, tim Trenggalek telah beberapa kali mengikuti Kejurprov sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan kemampuan atlet.

 

“Ini agenda Kejurprov yang terakhir di tahun 2026. Selama ini sekitar empat kali kami mengikuti Kejurprov dari Kabupaten Trenggalek,” ujar Aris.

 

Keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju POPDA dan Porprov. Tim pelatih terus memberikan kesempatan kepada atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka.

 

IBCA MMA Trenggalek Punya 17-20 Atlet Aktif

 

Perkembangan olahraga MMA di Kabupaten Trenggalek tergolong masih relatif baru. IBCA MMA mulai berkembang di daerah tersebut sekitar 2024 hingga 2025.

 

Pada masa awal mengikuti kejuaraan, sebagian besar atlet Trenggalek masih bertanding di kategori pemula. Namun, pembinaan secara bertahap mulai menghasilkan atlet yang mampu bersaing di kategori youth dan junior.

 

Saat ini terdapat sekitar 17 hingga 20 atlet aktif yang berlatih di dua lokasi, yakni wilayah Kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Watulimo.

 

Pembinaan dilakukan oleh dua pelatih, yakni Aris Suaka dan Dimas Yanuar Ishak. Dimas juga memiliki pengalaman sebagai mantan atlet One Pride.

 

Latihan rutin dilakukan tiga kali dalam sepekan. Selain latihan reguler, program pembinaan juga dilengkapi dengan training camp (TC) sekitar satu kali dalam sebulan.

 

“Kalau seperti TC itu satu bulan sekali kita biasanya rutin adakan pertemuan se-Kabupaten Trenggalek untuk TC, mungkin sparing antar camp seperti itu. Dan dibina langsung oleh ketua kami Pak Yuda,” jelas Aris.

 

Pembinaan MMA Masih Terkendala Anggaran dan Peralatan

 

Di balik prestasi yang diraih, IBCA MMA Trenggalek masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan olahraga dan pembinaan atlet.

 

Salah satunya berkaitan dengan dukungan pembiayaan. Aris menyebut IBCA MMA Trenggalek memperoleh hibah dari KONI sekitar Rp10 juta per tahun.

 

Anggaran tersebut harus digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembinaan dan keikutsertaan dalam pertandingan. Karena itu, tim juga berupaya mendapatkan dukungan tambahan melalui sponsor, swadaya, hingga dana pribadi.

 

“Rp10 juta itu kalau kita anggarkan untuk tiga kali kejuaraan masih kurang. Kita sebisa mungkin cari dana tambahan dari sponsor, dari dana swadaya, dan dana pribadi juga,” ungkapnya.

 

Selain anggaran, keterbatasan fasilitas latihan juga menjadi perhatian. Sejumlah peralatan yang digunakan untuk menunjang latihan atlet dinilai masih belum memenuhi standar yang diharapkan.

 

“Masalah pembiayaan dan pembinaan, perhatian dari pemerintah daerah juga penting. Sarana prasarana kita juga masih kurang, termasuk alat-alat latihan yang masih di bawah standar,” tutur Aris.

 

MMA Jadi Wadah Atlet dari Berbagai Perguruan Bela Diri

 

MMA memiliki karakteristik berbeda karena mempertemukan teknik dari berbagai disiplin bela diri. Kondisi tersebut membuat atlet yang telah memiliki dasar pencak silat maupun bela diri lainnya dapat mengembangkan kemampuan mereka.

 

Aris menjelaskan, teknik dalam MMA dapat memadukan berbagai dasar bela diri. Teknik pukulan dapat dikembangkan dari boxing dan kickboxing, sementara teknik bantingan dapat dipelajari dari judo. Adapun teknik kuncian dapat dikembangkan melalui Brazilian Jiu-Jitsu atau BJJ.

 

“Di MMA itu sebetulnya bukan aliran bela diri, tapi kompetisi berbagai macam aliran bela diri. Jadi di situ bela diri campuran,” jelasnya.

 

Menurut Aris, banyak atlet MMA Trenggalek yang sebelumnya telah memiliki dasar pencak silat. Mereka kemudian mendapatkan materi tambahan untuk melengkapi kemampuan yang belum dimiliki.

 

Keberadaan atlet dari berbagai perguruan juga disebut tidak menjadi penghalang dalam pembinaan. Sebaliknya, sejumlah perguruan justru mendorong atletnya untuk mengikuti kompetisi MMA.

 

“Di sini tujuannya hanya satu, cari prestasi. Kita belajar untuk berprestasi bersama sesuai dengan slogan kami yaitu Trenggalek Damai Berprestasi,” kata Aris.

 

Hasil 10 medali di Kejurprov IBCA MMA Jawa Timur Sirkuit 3 menjadi salah satu catatan perkembangan pembinaan MMA di Kabupaten Trenggalek. Tim pelatih bersama pengurus kini melanjutkan persiapan agar para atlet semakin matang menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk POPDA dan Porprov.

Berita Terkait

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Warung Kopi hingga Gaming Center, Ekosistem Esports Trenggalek Makin Terbuka
Dispora Cup Mini Soccer Trenggalek 2026 Diikuti 36 Tim, Mas Ipin Bertanding
Satlantas Polres Trenggalek Bekali Ojol Safety Riding hingga Cek Kesehatan Gratis
Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek
FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal
Deputi Kemenpar Buka FJTT, Sebut Jaranan Jadi Identitas Khas Trenggalek
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:52 WIB

IBCA MMA Trenggalek Sukses Raih 10 Medali di Kejurprov Jatim

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Rabu, 23 September 2026 - 19:13 WIB

Warung Kopi hingga Gaming Center, Ekosistem Esports Trenggalek Makin Terbuka

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Dispora Cup Mini Soccer Trenggalek 2026 Diikuti 36 Tim, Mas Ipin Bertanding

Selasa, 22 September 2026 - 16:07 WIB

Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek

Berita Terbaru