RagamWarta.com – Trenggalek kembali diterjang tanah longsor. Satu rumah warga di Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, dilaporkan hancur setelah diterjang material longsor yang meluncur dari kawasan perbukitan.
Tujuh rumah lainnya kini berada dalam kondisi terancam terdampak longsor susulan. Peristiwa tersebut terjadi akibat pergerakan tanah dari puncak bukit di wilayah hutan.
Meski titik awal longsor berada cukup jauh, material berupa tanah, batu, dan pepohonan berukuran besar terbawa arus hingga sejauh tiga kilometer menuju permukiman warga.
“Material longsor sampai ke rumah warga, satu rumah rusak berat. Penghuninya sekarang sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Imam Syafi’i, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek Wilayah Kampak, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (12/6/2025).
Menurut Imam, sejumlah pohon yang terbawa longsoran diketahui merupakan jenis pinus milik Perhutani. Ia menyebut kondisi di lokasi kejadian masih sangat labil dan rawan longsor susulan, terutama saat turun hujan.
“Warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor diimbau untuk lebih waspada, terutama saat hujan deras turun. Potensi longsor susulan masih sangat tinggi,” tambahnya.
Berdasarkan pendataan BPBD Trenggalek, sedikitnya delapan rumah masuk dalam zona rawan terdampak longsor lanjutan.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan perangkat desa terus bersiaga di lokasi untuk memantau situasi dan memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.






