Esports Trenggalek Makin Eksis, Turnamen Oasis Dapat Perhatian Kadispora

Senin, 27 April 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemenang Oasis Battle Arena Season 2 foto bareng usai mendapatkan hadiah.

Pemenang Oasis Battle Arena Season 2 foto bareng usai mendapatkan hadiah.

RagamWarta.com – Dunia Esports Trenggalek makin menggeliat seiring tingginya antusiasme generasi muda terhadap turnamen Mobile Legend yang diselenggarakan Cafe Oasis and Pool, Sabtu (25/4/2026) kemarin.

Dan baiknya lagi turnamen semacam ini justru mendapat perhatian dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek.

Pemilik Cafe Oasis and Pool, Ahmad Maroziq mengatakan bahwa turnamen esports yang digelar merupakan bentuk respon terhadap tingginya minat anak muda di dunia game kompetitif.

“Kami melihat esports bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga potensi besar untuk berkembang. Tujuan kami adalah menyediakan wadah yang positif, mempererat silaturahmi komunitas, serta menghadirkan hiburan menarik di Cafe Oasis and Pool,” ujarnya.

Dalam menentukan nomor pertandingan, pihaknya mengaku tidak sembarangan. Popularitas game, kekuatan komunitas, hingga daya tarik kompetitif menjadi pertimbangan utama.

“Kami memilih game yang memang diminati banyak kalangan dan memiliki sistem pertandingan yang seru, sehingga tidak hanya menarik bagi peserta tetapi juga penonton,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Cafe Oasis and Pool tidak hanya ingin menjadi tempat nongkrong, tetapi juga pusat aktivitas komunitas esports di Trenggalek.

“Kami ingin cafe ini menjadi tempat yang nyaman bagi komunitas esports untuk berkembang dan menyalurkan bakat mereka secara positif,” jelasnya.

Dukungan Pemerintah Dan Inovasi Turnamen

Esports Trenggalek
Penyerahan hadiah kepada juara oleh Plt. Kepala Dispora Trenggalek, Arief Setiawan (tengah).

Di balik penyelenggaraan turnamen, berbagai tantangan turut dihadapi. Mulai dari kestabilan jaringan internet, kesiapan perangkat, hingga koordinasi peserta dan promosi kegiatan.

“Semua itu menjadi bagian dari proses agar event berjalan lancar dan profesional, kami juga menggandeng salah satu provider penyedia jasa jaringan untuk memperkuat jaringan saat turnamen berlangsung,” katanya.

Wakil Sekretaris Umum ESI Trenggalek, Wildan Bisri, menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Plt. Kepala Dispora Trenggalek, Arief Setiawan bahkan hadir langsung untuk memonitor jalannya turnamen sekaligus memberikan apresiasi kepada para peserta.

“Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan esports di daerah,” ujarnya.

Wildan menjelaskan, pada pelaksanaan Oasis Season 2, pihak penyelenggara menghadirkan skema baru dengan melarang juara Season 1 untuk kembali bertanding. Kebijakan ini diambil untuk membuka peluang lebih luas bagi tim lain.

“Ini juga menjadi langkah strategis untuk mencari bibit-bibit baru di dunia esports Trenggalek,” jelasnya.

Turnamen ini pun berhasil melahirkan juara baru dari tim Fighter Sport Apparel. Menariknya, sejumlah peserta yang terlibat masih berstatus pelajar tingkat SMP, yang dinilai memiliki potensi besar untuk pembinaan jangka panjang.

“Ini menjadi peluang besar bagi ESI untuk menjaring dan membina talenta-talenta muda yang nantinya bisa berprestasi di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Ke depan, turnamen Oasis direncanakan akan digelar secara berkelanjutan dengan dukungan dari ESI Kabupaten Trenggalek. Ahmad Maroziq berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga memperkuat solidaritas komunitas.

“Saya berharap peserta bisa menjunjung tinggi sportivitas dan menikmati pertandingan. Ke depannya, kami ingin event ini semakin besar, rutin diadakan, dan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat dari ESI Trenggalek,” tutupnya.

Berita Terkait

Belanja Pegawai Trenggalek Tembus 42%, DPRD Pertimbangkan Pangkas Gaji
TMMD di Desa Sukorejo Trenggalek Serap Rp1 Miliar, Mampu Bangun Jalan hingga Rumah Layak Huni
Buka TMMD ke-128 Trenggalek, Wabup: Sangat Bermanfaat Karena Biaya Bisa Ditekan
Pengajuan Utang Pemkab Trenggalek Segera Cair, 41 Miliar untuk Jalan dan 29 Miliar Pariwisata
PAW DPRD Trenggalek Masih Tertahan, Pengganti dari Fraksi PKS Belum Diajukan
Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan
GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025
SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:03 WIB

Esports Trenggalek Makin Eksis, Turnamen Oasis Dapat Perhatian Kadispora

Kamis, 23 April 2026 - 10:03 WIB

Belanja Pegawai Trenggalek Tembus 42%, DPRD Pertimbangkan Pangkas Gaji

Rabu, 22 April 2026 - 19:49 WIB

TMMD di Desa Sukorejo Trenggalek Serap Rp1 Miliar, Mampu Bangun Jalan hingga Rumah Layak Huni

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

Buka TMMD ke-128 Trenggalek, Wabup: Sangat Bermanfaat Karena Biaya Bisa Ditekan

Selasa, 21 April 2026 - 17:02 WIB

Pengajuan Utang Pemkab Trenggalek Segera Cair, 41 Miliar untuk Jalan dan 29 Miliar Pariwisata

Berita Terbaru

Masduki dan Faisol jalani sidang putusan kedua dalam perkara yang sama, Kamis (23/4/2025).

Kriminal

Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:08 WIB