Resmi Pimpin KONI Trenggalek, Doding Rahmadi Langsung Rombak Sistem Pembinaan

Kamis, 23 April 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doding Rahmadi berjabatangan dengan Muhammad Nabil usai jalani serangkai prosesi pelantikan pengurus baru KONI Trenggalek sisa masa bakti 2026-2028 di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (23/4/2025).

Doding Rahmadi berjabatangan dengan Muhammad Nabil usai jalani serangkai prosesi pelantikan pengurus baru KONI Trenggalek sisa masa bakti 2026-2028 di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (23/4/2025).

RagamWarta.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia atau disingkat KONI Trenggalek sisa masa bakti 2026-2028 resmi dilantik. Dalam kepengurusan ini, Doding Rahmadi ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek.

Pelantikan tersebut menjadi titik awal arah baru pembinaan olahraga di Trenggalek. Selain melanjutkan kepengurusan sebelumnya, struktur organisasi juga diperkuat dengan penambahan sejumlah personel baru.

“Untuk pengurus ini sebagian merupakan perpanjangan dari yang lama, kemudian kita tambahkan beberapa orang untuk penguatan. Mudah-mudahan ke depan mampu mengemban perjalanan olahraga di Trenggalek,” ujar Doding Rahmadi usai pelantikan, Kamis (23/4/2025).

Klasifikasi Cabor Jadi Kunci Pembinaan

Dalam kepemimpinannya, Doding Rahmadi langsung memperkenalkan pola baru dalam pembinaan olahraga. KONI Trenggalek akan mengelompokkan 35 cabang olahraga (cabor) berdasarkan capaian prestasi.

Kategori tersebut meliputi cabor unggulan, cabor prestasi, dan cabor harapan. Cabor unggulan merupakan cabang yang telah meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),

Sementara cabor prestasi adalah cabang olahraga yang telah menunjukkan capaian di tingkat provinsi. Sedangkan untuk cabor harapan merupakan cabang baru yang sedang berkembang.

“Jadi kita membuat pola baru, manajemen cabor itu berbeda-beda. Ada cabor unggulan yang sudah dapat medali di Porprov, ada cabor prestasi, dan ada cabor harapan yang merupakan cabor baru,” jelasnya.

Tak hanya dalam pembinaan, klasifikasi ini juga akan berdampak langsung pada distribusi anggaran. Doding menegaskan, besaran dukungan dana akan disesuaikan dengan tingkat prestasi masing-masing cabor.

“Kalau untuk cabor unggulan, anggarannya pasti lebih besar. Untuk cabor prestasi dan harapan disesuaikan. Nanti kalau prestasinya naik, anggarannya juga ikut naik ke kategori berikutnya,” katanya.

Dorong Prestasi Lewat Skema Berjenjang

Dijelaskan Doding, sistem ini dirancang untuk menciptakan kompetisi sehat antar cabang olahraga sekaligus mendorong peningkatan prestasi secara bertahap.

Cabor yang mampu menunjukkan peningkatan akan mendapatkan dukungan lebih besar, baik dari sisi pembinaan maupun anggaran.

KONI juga menargetkan sinergi yang lebih kuat dengan masing-masing cabang olahraga, termasuk dalam pembinaan atlet di tingkat masyarakat.

“Dengan pola ini, kita ingin cabor bisa bersinergi dengan KONI dan bekerja di masyarakat untuk meningkatkan prestasi atlet kita,” tandasnya.

Berita Terkait

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:10 WIB

Resmi Pimpin KONI Trenggalek, Doding Rahmadi Langsung Rombak Sistem Pembinaan

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Berita Terbaru