RagamWarta.com – Kerusakan jalan Ngares Sengon menjadi keluhan utama warga dalam hearing Forum Masyarakat Trenggalek Bergerak bersama DPRD Trenggalek, Kamis (22/5/2026).
Perwakilan warga menyoroti kondisi jalan yang semakin rusak akibat tingginya aktivitas kendaraan proyek dan tambang di kawasan tersebut.
Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Arik Sri Wahyuni mengatakan bahwa hearing kali ini diikuti masyarakat dari Desa Sengon dan Desa Ngares yang meminta perhatian pemerintah daerah terhadap kerusakan infrastruktur.
“Hari ini terkait hearing dari masyarakat Ngares dan Bendungan, terutama Desa Sengon dan Desa Ngares, terkait adanya permasalahan infrastruktur di dua desa itu,” ujarnya usai hearing.
Menurut Arik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyampaikan rencana evaluasi perbaikan jalan pada akhir 2026 atau awal 2027.
“Dari pihak PUPR tadi sudah memberi janji bahwa ini akan dievaluasi di akhir 2026 atau awal 2027. Semoga ini benar-benar direalisasikan,” katanya.
Ia menilai kerusakan jalan tidak hanya dipicu aktivitas tambang, tetapi juga kendaraan proyek besar yang terus melintas di kawasan tersebut.
“Kalau saya menilai, itu bukan hanya imbas tambang. Di situ ada proyek besar, dan selama proyek itu belum selesai, jalan tidak akan kembali seperti semula karena lalu lalang kendaraan besar sangat luar biasa,” jelasnya.
Arik menggambarkan kondisi jalan yang terus mengalami kerusakan meski sudah dilakukan penanganan sementara.
“Bawah diperbaiki, atas pecah. Atas diperbaiki, bawah pecah,” ucapnya.
DPRD Trenggalek Akan Kawal Aspirasi Warga
Dalam hearing tersebut, salah satu Wakil Ketua DPRD Trenggalek memastikan akan mengawal tuntutan masyarakat terkait perbaikan jalan di wilayah Ngares dan Temon.
Arik menegaskan masyarakat tidak menolak pembangunan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Namun, warga meminta pemerintah tetap memperhatikan dampak terhadap infrastruktur dan aktivitas sehari-hari.
“Kita tidak melihat sisi negatif dari pembangunan besar di Ngares dan Bendungan. Tapi kita menagih janji PUPR untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat terkait jalan ruas Ngares-Temon,” tegasnya.
Ia memastikan akan terus memantau perkembangan rencana perbaikan jalan karena wilayah tersebut merupakan daerah pemilihannya.
“Kalau saya pasti mengawal karena ini dapil saya,” pungkasnya.






