RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Trenggalek Innovation Festival (TIF). TIF 2025 ini memasuki tahun ketujuh setelah pertama kali diadakan sejak tahun 2019.
Acara yang berlangsung di GOR Gajah Putih, Jalan Brigjen Soetran, Kelurahan Sumbergedong, itu mengusung tema “Mewujudkan Pelayanan Publik Berdampak untuk Kesejahteraan Masyarakat.”
Berbeda dengan tahun sebelumnya, rangkaian kegiatan tahun ini menonjolkan keberagaman peserta. Tidak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga mahasiswa serta masyarakat umum turut menampilkan gagasan inovatif.
Dari 56 inovasi yang terdaftar, panitia melakukan kurasi ketat dan memilih 20 karya terbaik untuk dipamerkan kepada publik.
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara yang kali ini membuka Festival Inovasi menilai keterlibatan kelompok non-pemerintah sebagai langkah strategis memperluas ruang partisipasi publik.
“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk menggalang partisipasi dari semua pihak, tidak hanya perangkat daerah, tapi juga masyarakat umum untuk bergerak bersama menciptakan inovasi yang berdampak untuk pembangunan Trenggalek,” ujar Syah, Kamis (11/12/2025).
Syah juga menjelaskan bahwa inovasi yang masuk dari masyarakat telah melalui seleksi berlapis sebelum dinyatakan layak tampil di area pameran.
Dalam kesempatan ini ia juga menegaskan bahwa pemkab berkomitmen menindaklanjuti gagasan tersebut agar benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Semua OPD dan ASN juga wajib membantu mempromosikan, minimal melalui grup WhatsApp, agar inovasi tersebut bisa diakses dan dirasakan manfaatnya,” lanjutnya.
Mantan anggota DPRD Trenggalek itu juga menambahkan bahwa keberadaan TIF bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan ruang apresiasi bagi para inovator yang selama ini konsisten mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.
“Ini merupakan TIF yang ke-7. Kita ingin memberikan apresiasi kepada para inovator yang menciptakan inovasi bermanfaat dalam meningkatkan layanan dan kesejahteraan masyarakat Trenggalek,” pungkas Syah.






