RagamWarta.com – Pemancing hilang di Bendungan Tugu Trenggalek akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dua hari pencarian.
Korban bernama Katno (46) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Bendungan Tugu, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah memancing di lokasi tersebut saat hujan deras dan tidak kunjung pulang ke rumah.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) menjelaskan bahwa korban ditemukan saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran di aliran sungai menggunakan perahu karet.
“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet,” ujar Nanang Sigit, Senin (16/3/2026).
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada keluarga,” tambahnya.
Nanang menjelaskan, sebelumnya tim SAR menerima laporan tentang dugaan korban tenggelam saat mencari ikan di Bendungan Tugu.
Korban diketahui tidak kunjung pulang setelah terlihat memancing di lokasi tersebut saat hujan deras. Sementara itu, sepeda milik korban ditemukan di sekitar area bendungan.
“Kami sebelumnya mendapat laporan tentang korban diduga tenggelam saat mencari ikan di bendungan karena korban tidak kunjung kembali ke rumah setelah terlihat memancing saat hujan deras, sedangkan sepeda korban telah ditemukan di sekitar bendungan,” jelas Nanang.
Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) air untuk melakukan penyisiran di permukaan perairan menggunakan perahu karet.
Operasi pencarian hingga proses evakuasi korban melibatkan berbagai unsur, di antaranya tim rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Polsek Pule, Koramil Pule, Polsek Tugu, Koramil Tugu, Dokpol Polres Trenggalek, UPT Bendungan Tugu, aparat Kecamatan Pule, SAR MTA, RESOB, Tagana, Banser, BP 1303 Trenggalek, serta keluarga korban dan warga sekitar.






