TAPD dan Banggar DPRD Trenggalek Berencana Tambah Anggaran Infrastruktur di APBD 2027

Jumat, 6 November 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja antara Banggar DPRD Trenggalek dengan TAPD bahas APBD 2027, Kamis (5/11/2026).

Suasana rapat kerja antara Banggar DPRD Trenggalek dengan TAPD bahas APBD 2027, Kamis (5/11/2026).

RagamWarta.com – Banggar DPRD Trenggalek dan TAPD sepakat memperkuat alokasi anggaran infrastruktur dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Salah satu prioritasnya adalah menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk pembangunan jalan dan irigasi. Tidak hanya itu, anggaran pemeliharaan jalan disejumlah kecamatan juga ditambah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk melanjutkan pembahasan Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2027.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Trenggalek berupaya meningkatkan porsi belanja modal agar pembangunan infrastruktur mendapat dukungan anggaran lebih optimal.

“Untuk belanja modal, kemarin sudah ada pembahasan agar dinaikkan menjadi sekitar 28 sampai 29 persen,” ujar Doding usai pimpin rapat, Kamis (5/11/2026).

Secara khusus, kebutuhan anggaran untuk jalan dan irigasi ditargetkan minimal mencapai Rp100 miliar.

Anggaran tersebut belum termasuk kebutuhan pembangunan gedung maupun infrastruktur lainnya.

“Contohnya untuk jalan dan irigasi minimal harus Rp100 miliar. Itu untuk jalan dan irigasi, selain bangunan-bangunan dan sebagainya,” jelasnya.

Menurut Doding, kebutuhan anggaran tersebut masih menjadi perhatian karena pada perhitungan sebelumnya, alokasi Rp100 miliar masih kurang sekitar Rp13 miliar.

Selain menggenjot pembangunan infrastruktur, rapat kerja juga membahas upaya memperkuat pemeliharaan jalan melalui keberadaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sejumlah wilayah.

Langkah tersebut dilakukan agar penanganan kerusakan jalan ringan, seperti penambalan dan perbaikan rutin lainnya, bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus selalu menunggu program pembangunan berskala besar.

“Di belanja lain juga ada belanja rutin. Kita sudah membuat UPT di masing-masing wilayah untuk khusus menangani perbaikan rutin, penambalan dan sebagainya,” paparnya.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, pemerintah daerah juga menambah anggaran operasional UPT sekitar Rp4,2 miliar.

Doding menjelaskan, pembagian wilayah kerja UPT tidak dilakukan berdasarkan satu kecamatan satu unit. Setiap UPT memiliki cakupan wilayah yang membawahi beberapa kecamatan.

“Bukan per kecamatan. Satu UPT itu membidangi beberapa kecamatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

PAD Trenggalek 2027 Masih Kurang Rp17 Miliar, Pemkab Gali Potensi Pendapatan Baru
Bupati Trenggalek Bakal Relokasi Pedagang Jalan Brigjen Sutran ke Food Court Pasar Pon
Komisi IV DPRD Trenggalek Khawatir Penerapan Full Day School Buat Anak Kelelahan
Komisi IV DPRD Keberatan Wacana 5 Hari Sekolah di Trenggalek
DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:08 WIB

TAPD dan Banggar DPRD Trenggalek Berencana Tambah Anggaran Infrastruktur di APBD 2027

Kamis, 5 November 2026 - 17:08 WIB

PAD Trenggalek 2027 Masih Kurang Rp17 Miliar, Pemkab Gali Potensi Pendapatan Baru

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Khawatir Penerapan Full Day School Buat Anak Kelelahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Komisi IV DPRD Keberatan Wacana 5 Hari Sekolah di Trenggalek

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Berita Terbaru