Ragam Warta – Hadiri Rapat Paripurna di DPRD Trenggalek, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara bacakan jawaban bupati atas pertanyaan Fraksi. Dalam menjawab pertanyaan, Wakil Bupati Trenggalek banyak menjawab soal pinjaman PEN.
Menurut penuturannya, pinjaman PEN merupakan upaya Pemkab Trenggalek untuk mempercepat pembangunan pasca pandemi Covid-19. Pasalnya pandemi yang berkepanjangan berpengaruh terhadap kemampuan anggaran.
Baca juga : Gelar Rapat Paripurna, DPRD Trenggalek Sahkan Perda Dan Dengarkan Jawaban Bupati
Mas Syah sapaan akrab Wakil Bupati Trenggalek menjelaskan bahwa untuk keluar dari belenggu pandemi Covid-19, dibutuhkan inovasi agar semua sektor tetap bisa berjalan beriringan. Jadi, jika sebagian besar anggaran terserap untuk kesehatan, maka harus ada penyeimbang yang bisa digunakan untuk memulihkan sektor ekonomi.
Ditanya mengenai pinjaman Program Pemulihan Ekonomi ke PT Sarana Multi Infrastruktur, Wabup Syah menuturkan bahwa hal tersebut merupakan kewajiban eksekutif untuk mensosialisasikan. Hal tersebut dilakukan agar semua saling memahami dan bisa berjalan beriringan






