Tekan Stunting dan Perkawinan Anak, Bupati Trenggalek Boyong OPD ke Desa Banaran

Rabu, 18 Januari 2023 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMWARTA – Dekatkan pelayanan, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin kembali ngantor di Desa. Kali ini Bupati kunjungi kantor desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Seperti yang di ungkapkan Bupati Trenggalek, sedikitnya 40% dan semua pelayanan yang dimiliki dibawa ke desa. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan.

Mengusung tema “Gadis Pentas Senggol Perak” yang merupakan akronim dari Gerakan Dasa Wisma dalam Percepatan Penurunan dan Pengentasan Anak Stunting dan Desa Nol Perkawinan Anak. Pemerintah Kabupaten Trenggalek fokus penurunan angka stunting dan Desa Nol Perkawinan Anak.

“Hari ini rutin kita makaryo neng deso. Kita disini mengecek beberapa layanan yang ada di kecamatan. Seperti dinas Kesehatan ada layanan stunting yang akan segera kita launching, karena sudah jadi atensi Presiden,” ungkap Bupati Trenggalek, Rabu (18/1/2023).

Bahkan untuk menekan angka stunting, Pemkab terjunkan kelompok pendamping asi. Nanti, makanan yang akan di bagikan ke warga akan di masak oleh kelompok ini. Tidak hanya itu, Pemkab juga libatkan pendamping balita, untuk mendistribusikan makanan sehat pada masyarakat.

“Besok para pendamping asi kita datangkan untuk memasak makanan yang akan kita bagikan. Sementara itu, pendamping balita juga kita libatkan. Kita pastikan nanti makanan pendamping tidak hanya biskuit, karena makanan ekstra proses seperti itu tidak baik untuk tumbuh kembang anak,” tuturnya.

Menurut Arifin, pengendalian angka stunting sebenarnya tidak lepas dari pemenuhan makanan sehat yang bergizi tinggi. Dan perlu diketahui, pemenuhan makanan bergizi yang baik tumbuh kembang anak tidak harus dengan makanan-makanan mahal.

“Seperti tadi daging ternyata kandungan Zink nya lebih kecil dari ikan laut yang harganya jauh lebih murah. Apalagi kita sebagai salah satu daerah penghasil ikan, baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya,” terangnya di Balai Desa Banaran.

Terakhir, pria yang akrab disapa Gus Ipin ini menekankan pentingnya makanan bergizi seimbang. Tidak perlu mahal, yang penting hindari makanan yang membutuhkan ekstra proses.

“Yang terpenting penanganan stunting itu adalah gizi seimbang, yang tidak harus didapatkan dari makanan-makanan yang mahal. Kemudian makanan yang membutuhkan ekstra atau ultra proses harus juga dihindari,” pungkas Arifin.

Berita Terkait

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km
Dapat Bantuan Jembatan dari Prabowo, Bupati Trenggalek Sampaikan Terima Kasih

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci

Berita Terbaru