Lewat Musrenbang, Bupati Trenggalek Jadikan Indeks Ekonomi Inklusif Jadi Fokus RKPD 2024

Selasa, 14 Maret 2023 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2023 di kampoeng MTS Agrowisata, Desa Karanganom Kecamatan Durenan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2023 di kampoeng MTS Agrowisata, Desa Karanganom Kecamatan Durenan

RAGAM WARTA– Dalam mewujudkan suatu pembangunan yang apik di suatu Daerah perlu adanya partisipatif semua pemangku kepentingan (stakeholders) agar komitmen yang terjalin bisa mencapai tujuan yang diharapkan.

Hal tersebut dituangkan dalam forum Musyawarah Daerah yang melibatkan berbagai lini, mulai dari penyelenggara negara (eksekutif, legislatif, dan yudikatif), serta masyarakat, kaum rohaniwan, pemilik usaha, kelompok profesional, dan organisasi non-pemerintah.

Untuk itu, Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2023 di kampoeng MTS Agrowisata, Desa Karanganom Kecamatan Durenan, selasa (14/03/2023).

Dalam penjelasannya saat membuka Musrenbang tahun 2023, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, menyampaikan beberapa indikator yang ingin dipertanggungjawabkan setiap tahunnya bahkan untuk lima tahun kedepan.

Dijelaskan Mas Ipin, indeks pembangunan ekonomi inklusif angkanya mencapai target bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya. Yakni tahun 2021 di angka 3,65, namun di tahun 2022 meningkat menjadi 4,52.

“Jadi Kita patut bersyukur bahwa ekonomi masyarakat sudah mulai meningkat meskipun harus kita pacu lebih untuk tahun depan,” terangnya.

Dijelaskan Mas Ipin, sumbangan pendapatan perempuan di Kota tempe kripik menurutnya sangat sensitif, karena hal tersebut diukur dalam indeks pembangunan ekonomi inklusif.

Makanya, lanjut mas ipin, saya meminta program diberi kepada kelompok perempuan (Kepala rumah tangga perempuan) seperti mulai dari program 5000 pengusaha perempuan.

“Kalau nanti ada program hibah khusus untuk pendapatan perempuan harus diprioritaskan karena ini menjadi salah satu komposit yang cukup sensitif terhadap pembangunan ekonomi inklusif,” imbuhnya.

Ditambahkan Mas Ipin, penanganan kemiskinan ekstrem juga menjadi fokus untuk rencana program tahun 2024, mengingat hal tersebut merupakan instruksi dari Presiden.

“Jangan sampai anggaran kemiskinan ekstrem zonk sama sekali,” tegasnya di sela – sela memberikan pemaparan.

Diterangkannya, Kabupaten Trenggalek sendiri Kemiskinan ekstrem di angka 10560 jiwa, dimana kurang lebih ada sekitar 2500 KK yang menjadi fokus perhatian di tahun 2024 mendatang.

“Perbaikan data itu penting, karena harus terpilah mana yang KK laki mana yang KK Perempuan, Apakah tidak produktkf atau mempunyai penyakit kronis. Sehingga intervensi kita pun menjadi lebih kongkrit,” paparnya.

Selain Indeks pembangunan ekonomi inklusif, Mas Ipin berharap untuk tema Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2024 yakni melestarikan hidup dan mendekatkan pelayanan guna untuk mengejar Indeks Reformasi birokrasi.

“Kalau birokrat merasa sebagai pejabat dan tidak menjadi sel – sel aktif dalam melakukan pelayanan tentu Indeks Reformasi tidak akan bagus, tapi jika kita sering turun dan terus mengevaluasi tentu percepatan pelayanan akan menjadi lebih baik,” tutupnya.

Berita Terkait

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km
Dapat Bantuan Jembatan dari Prabowo, Bupati Trenggalek Sampaikan Terima Kasih

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci

Berita Terbaru