Banjir di Trenggalek Rusak 71 Hektar Lahan Pertanian, Untung Ada yang Terselamatkan

Selasa, 30 April 2024 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas survey lokasi dampak banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Petugas survey lokasi dampak banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Bencana banjir yang sempat melanda Trenggalek pada Kamis (18/42024) lalu rugikan banyak masyarakat.

Kerugian paling nampak terjadi pada lahan pertanian yang kala itu turut terdampak banjir bandang. Jadi selain fasilitas umum, rumah dan tempat ibadah, lahan pertanian juga tak luput dari terjangan banjir.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertapan) Trenggalek, sejumlah lahan pertanian terdampak banjir. Tercatat terdapat 16 hektar lahan yang terkena banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semuanya berada di kecamatan Trenggalek. Yang paling parah berimbas banjir adalah kelurahan Kelutan, Tamanan dan Ngantru,” ujar Kepala Dispertapan, Didik Susanto, Selasa (30/4/2024).

Dijabarkan Didik, di wilayah Kelutan, ada tiga hektar lahan pertanian terdampak banjir dan harus dipanen di usia muda. Selanjutnya di wilayah Tamanan terdapat 16 hektar lahan pertanian yang harus mengalami gagal panen.

Sementara di wilayah Kelurahan Ngantru tanaman yang lahannya terdampak banjir masih dapat diselamatkan.

“Dari ketiga wilayah tersebut sekitar 52 hektar masih bisa diselamatkan. Rata-rata usia tanaman padi yang terdampak banjir berada dikisaran 79 hari setelah tanam. Adapun Usia yang paling tua berada di 87 HST dan yang termuda adalah 60 HST,” jelasnya.

Di sisi lain, berdasarkan hasil pengamatan dari tim Ragam Warta, terdapat sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Munjungan yang turut terdampak banjir.

Hal ini lantaran banjir di wilayah tersebut banjir yang terjadi tergolong besar. Terdapat sejumlah lahan pertanian milik warga yang harus hilang lantaran terseret derasnya arus sungai.

Selain itu, sungai tempat terjadinya banjir juga mengalami pelebaran yang mengakibatkan lahan milik warga tergerus lebih dari setengah bagian.

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru