RagamWarta.com – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek gelar rapat Paripurna. Uniknya Paripurna kali ini tidak untuk memutuskan atau mengesahkan suatu aturan.
Dijelaskan Doding Rahmadi selaku Wakil Ketua DPRD Trenggalek bahwa Rapat Paripurna kali ini untuk mengesahkan aturan tapi untuk mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden RI Joko Widodo.
Dalam pidato kenegaraan kali ini, Presiden Jokowi banyak menyampaikan capaian kinerja selama kepemimpinannya selama dua periode. Dari mulai pembangunan hingga perkara hukum dijelaskan secara singkat.
“Pidato presiden terakhir masa jabatan, menyampaikan capaian kinerja pemerintahan dari proses penegakan hukum, hasil kinerja Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK),” papar Doding.
Politisi asal Partai PDI-Perjuangan itu juga mengaku menunggu-nunggu Presiden Joko Widodo membahas Ibu Kota Nusantara (IKN). Yang mana hingga saat ini masih memiliki pandangan Pro-Kontra.
“Sayang ndak disampaikan masalah IKN, saya menunggu masalah IKN, tapi bagus Pidato Presiden,” ungkap Doding.
Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang turut ikut dalam Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan coba mengimplementasikan pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo.
Yang mana ada beberapa pesan yang bisa ditarik ke daerah. Seperti hilirisasi tanaman, mulai dari proses pembibitan hingga potensi penjualan agar bisa meningkatkan sektor pertanian bahkan lebih stabil.
“Kalau pemerintah pusat lebih kearah komoditas yang ada diperut bumi, nah kita maksimalkan dulu tanaman kita. Coba dilakukan hilirisasi di sektor pertanian,” ucap Arifin saat dikonfirmasi awak media.
Diungkapkan Arifin bahwa pihaknya lebih memilih mencoba mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Trenggalek. Seperti memastikan sektor perikanan yang digadang-gadang sudah mampu tembus piasar ekspor.
“Kita sekarang punya pabrik ekspor porang sendiri, mungkin kedepannya komoditas lain. Bahkan sektor perikanan sekarang bisa ekspor ke Arab Saudi, dan sebagainya. Itu yang mestinya diperbanyak,” pungkasnya.






