DPRD Trenggalek Fokus pada Optimalisasi Pendapatan di Tengah Penurunan PAD

Senin, 5 Agustus 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat yang dilakukan antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Bakeuda untuk menyusun APBD Perubahan

Suasana rapat yang dilakukan antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Bakeuda untuk menyusun APBD Perubahan

RagamWarta.com – Pembahasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kabupaten Trenggalek tahun 2024 semakin mendalam.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek terus menggodok strategi baru untuk menjaga keseimbangan fiskal, terutama dalam menghadapi penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diprediksi turun hingga Rp.5 miliar.

Komisi II DPRD Trenggalek yang bertugas mengawasi sektor keuangan pun menggelar rapat intensif bersama OPD mitra, seperti Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan utamanya adalah mencari cara untuk mengoptimalkan pendapatan daerah di tengah tantangan fiskal yang diprediksi hantam Pemkab Trenggalek tahun depan.

“Kami menyadari adanya penurunan PAD, namun kebutuhan belanja justru meningkat,” jelas Mugianto, Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Senin (5/8/2024).

Dengan adanya penurunan PAD, Komisi II mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi yang kreatif dalam meningkatkan pendapatan tanpa membebani masyarakat.

Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah diversifikasi sumber pendapatan serta perbaikan sistem pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa meskipun pendapatan menurun, pelaksanaan belanja daerah tetap bisa berjalan dengan efektif dan efisien,” lanjut Mugianto.

Menurut Mugianto, DPRD Trenggalek terus berkomitmen memprioritaskan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, pembahasan mengenai strategi peningkatan pendapatan akan terus menjadi fokus utama agar APBD 2024 dapat tetap seimbang dan berkelanjutan.

“Dari kejadian seperti itulah, kita butuh koordinasi bagaimana caranya dari sisi pendapatan yang berkurang ini dapat memaksimalkan belanja daerah,” pungkas Mugianto.

 

Berita Terkait

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya
Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda
Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya
Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
Dispora Trenggalek Siapkan Gebrakan Olahraga 2026, Bidik Bibit Atlet Potensial
Jalan Krandekan-Gandusari Segera Diperbaiki, Disediakan Anggaran Rp10 Miliar
Perda Pilkades Trenggalek 2027 Masih Tunggu Fasilitasi Pemprov Jatim

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya

Rabu, 30 September 2026 - 08:06 WIB

Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:36 WIB

Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes

Berita Terbaru