Jalur Munjungan-Kampak Kembali Telan Korban, Warga Luar Daerah Dihimbau Perhatikan Sistem Pengereman

Kamis, 26 Desember 2024 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian dibantu warga sekitar berusaha membawa korban kecelakaan untuk dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Pihak kepolisian dibantu warga sekitar berusaha membawa korban kecelakaan untuk dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

RagamWarta.com – Jalur Munjungan-Kampak kembali telan korban, kali ini korbannya warga Dusun Jokerto, Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul. Sepeda motor yang dikendarai korban bahkan ringsek jatuh ke jurang.

Kapolsek Kampak Iptu Henri Agus menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha N Max dengan nomor polisi B 3602 ERA, yang dikendarai oleh GAK (17).

“Saat kecelakaan, korban GAK (17) membonceng rekannya CNL (16) yang diketahui berasal dari tempat yang sama, yaitu Kecamatan Panggul,” ungkap Iptu Henri saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat, Rabu (25/12/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iptu Henri juga menjelaskan bahwa besar dugaan penyebab kecelakaan diakibatkan rem blong saat korban menuruni jalan perbukitan. Sehingga korban kehilangan kendali dan terperosok le jurang.

“Pengendara kehilangan kendali saat melintas di jalur yang menurun dan berkelok. Kondisi ini menyebabkan motor oleng hingga terjadinya kecelakaan,” jelasnya.

Akibat insiden tersebut, GAK sang pengemudi mengalami luka ringan berupa lecet di alis kanan dan bengkak pada paha kiri. Meski demikian, ia tetap dalam kondisi sadar.

Sementara, CNL mengalami cedera yang lebih serius. Ia menderita patah tulang paha kiri, patah tulang selangka kiri, luka robek di jidat kiri yang membutuhkan tiga jahitan, serta lecet pada pergelangan kaki kanan.

“Walaupun korban mengalami cedera parah, CNL tetap dalam kondisi sadar dan segera mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan bantuan kepada kedua korban sebelum petugas datang ke lokasi.

Jalur pegunungan yang menghubungkan Kecamatan Munjungan dan Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek ini memang sudah lama mendapatkan label jalur ekstrim. Pasalnya banyak tanjakan dan turunan yang curam.

Polsek setempat setempat terus mengimbau kepada masyarakat luar untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur pegunungan Munjungan-Kampak. Kelayakan kendaraan jadi kunci selamanya pengendara saat melewati jalur ini.

“Kelayakan kendaraan, terutama sistem pengereman, harus selalu diperiksa sebelum berkendara di jalur yang menantang seperti ini,” tegas Iptu Henri.

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Berita Terbaru

Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, dr. Sunarto saat dikonfirmasi awak media, Kamis (13/8/2026).

Berita

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:08 WIB