TRENGGALEK, RagamWarta.co.id – Pastikan tidak ada lonjakan harga jelang natal dan tahun baru 2020, Bupati Trenggalek, Kapolres serta seluruh jajaran Forkopimda laksanakan sidak pasar Basah Trenggalek.
Dalam pelaksanaan sidak didapati adanya kenaikan harga sembako. Seperti naiknya harga cabe rawit yang semula 20 ribu kini menjadi 35 ribu per kilo. Sementara untuk kebutuhan pokok lainnya mengalami kenaikan di harga yang wajar.
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin mengatakan harga kebutuhan pokok di pasar mengalami kenaikan sekitar Rp 2 ribu pada komoditi bawang merah dan telur. Naiknya komoditi bahan pokok ini diperkirakan akibat pengaruh cuaca saat ini. Dari petani sudah mahal, jadi sampai ke pedagang otomatis harga juga ikut naik.
Baca juga : Lelang Pembangunan Pasar Pon Trenggalek Masuk Tahap Masa Sanggah
Untuk menanggulangi hal tersebut Gus Ipin sapaan akrabnya, akan mencoba cek pada distributor, apakah memang harga dari sana sudah mahal ataukah terjadi penimbunan.
“Kalau ada indikasi penimbunan atau mark up harga karena hari besar, nanti dari pihak berwajib yang akan menangani hal tersebut,” tuturnya.
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menerangkan, hingga saat ini tim satgas pangan telah terbentuk dan sedang bekerja. Untuk saat ini tim memang belum menemukan masalah terkait penimbunan.
Baca juga : Olah Limbah Plastik SDN 1 Karanganyar Sabet Juara Nasional
“Jika memang nanti ditemukan adanya penimbunan, maka akan kami proses secara hukum,” tegas Calvijn.
Sementara itu, Fitri salah satu pedagang pasar basah Trenggalek, menanggapi santai kenaikan harga kali ini. Pasalnya bila dibanding tahun kemarin, kenaikan harga bahan pokok tahun ini masih tergolong standart.
“Karena ditahun lalu ada yang mengalami kenaikan hingga Rp 60 ribu,” pungkasnya.
Simak selengkapnya : https://youtu.be/JFzeNQvDErQ






