Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk Jenjang SMP sudah Lampaui Kuota

Senin, 15 Juni 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemilihan asrama laki-laki di Prototipe Sekolah Rakyat Trenggalek sementara. (Doc. RagamWarta.com)

Suasana pemilihan asrama laki-laki di Prototipe Sekolah Rakyat Trenggalek sementara. (Doc. RagamWarta.com)

RagamWarta.com – Pendaftar Sekolah Rakyat Trenggalek untuk jenjang SMP telah melampaui kuota yang disediakan.

Dari kuota 90 siswa, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Trenggalek mencatat 101 anak telah didaftarkan untuk mengikuti program pendidikan berasrama.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Trenggalek, Soelung Prasetyo Raharjeng Sidjoe mengatakan proses penjangkauan calon siswa SMP telah ditutup karena jumlah pendaftar sudah melebihi target yang ditetapkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk update penjangkauan siswa Sekolah Rakyat saat ini, untuk kuota SMP dari 90 kuota yang ditetapkan, siswa SMP yang sudah didaftarkan untuk di Sekolah Rakyat itu sudah 101 anak,” ujar Soelung, Jumat (12/6/2026).

Dengan jumlah pendaftar yang melebihi kuota, Dinsos akan melakukan pleno untuk menentukan calon siswa yang diterima. Penetapan dilakukan berdasarkan peringkat dan skala prioritas yang telah ditentukan.

“Jadi nanti akan kita pleno-kan, rencana tanggal 17 Juni nanti kita pleno-kan. Kita hitung dari rankingan, dari skala prioritas,” katanya.

Dari total pendaftar yang ada, terdapat 11 anak yang belum bisa tertampung dalam kuota SMP. Mereka nantinya akan diarahkan untuk mendaftar ke Sekolah Rakyat tingkat provinsi atau sekolah lain yang tersedia di Kabupaten Trenggalek.

“11 anak itu nanti akan kita arahkan bisa di SR provinsi ataupun bisa mendaftar ke sekolah-sekolah yang ada di Trenggalek atau sekolah yang lain,” jelasnya.

Kuota SD dan SMA Sekolah Rakyat di Trenggalek Masih Dibuka

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada jenjang SD dan SMA. Hingga saat ini kuota kedua jenjang tersebut masih belum terpenuhi.

Soelung menyebutkan, dari target 90 siswa untuk SD, baru 19 anak yang berhasil dijangkau. Sedangkan untuk SMA, jumlah calon siswa yang telah terdaftar mencapai 62 anak dari target yang sama.

“Untuk SD dari 90 itu masih terjangkau 19, dan untuk SMA itu dari 90 targetnya masih terjangkau 62,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah pusat masih memberikan waktu untuk pemenuhan kuota hingga masa penetapan pada minggu keempat Juni.

Namun jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Apabila kuota SD maupun SMA belum terpenuhi saat penetapan dilakukan, siswa yang sudah terdaftar akan tetap ditetapkan terlebih dahulu.

Selanjutnya, pemenuhan kuota dapat dilakukan secara bertahap karena sistem yang digunakan adalah multi entry dan multi exit.

“Yang jelas yang ada dulu ditetapkan. Nanti sistemnya kan multi entry multi exit. Untuk pemenuhannya sampai dengan batas waktu tahun ajaran berakhir,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Trenggalek Baru, AKBP Rizky Resmi Pimpin Polres Trenggalek
Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam
Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari
Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli
MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:37 WIB

Kapolres Trenggalek Baru, AKBP Rizky Resmi Pimpin Polres Trenggalek

Senin, 27 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:04 WIB

Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli

Berita Terbaru