Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam

Senin, 27 Juli 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amriadi Wahyu Septiawan pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek sabet juara 1 Magic Chess Internasional.

Amriadi Wahyu Septiawan pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek sabet juara 1 Magic Chess Internasional.

RagamWarta.com – Pemuda Trenggalek juara Magic Chess di ajang internasional. Prestasi tersebut diraih Amriadi Wahyu Septiawan atau Amri, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

Amri sukses menjadi Juara 1 Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 usai mengalahkan pemain terbaik dari berbagai negara.

Keberhasilan pemuda kelahiran 2005 itu sekaligus mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Trenggalek di panggung esports dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada babak final, Amri bersaing dengan perwakilan Indonesia, Filipina, Malaysia, Vietnam, hingga peserta dari kawasan Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara, Amerika Latin, serta Asia.

Menurut Amri, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten, bukan sesuatu yang diraih secara instan.

“Selama proses latihan sebenarnya saya hanya konsisten sering main saja. Dari sering bermain itu nanti kita akan mengerti bagaimana tempo permainannya, kapan harus mengambil keputusan, harus melakukan apa, dan bagaimana membaca situasi pertandingan. Jadi semakin sering bermain, semakin paham pola permainannya,” ujarnya saat ditemui pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Trenggalek.

Ia mengatakan setiap pertandingan selalu menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan.

Baik kemenangan maupun kekalahan memberikan pelajaran mengenai strategi, pengambilan keputusan, hingga cara membaca permainan lawan.

“Tidak ada cara instan untuk bisa sampai di titik ini. Yang paling penting adalah terus bermain, terus belajar, dan jangan mudah menyerah ketika mengalami kekalahan. Dari setiap permainan pasti ada pelajaran yang bisa diambil,” tambahnya.

Duel Penentu Melawan Wakil Vietnam

Perjalanan Amri menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Momen paling menegangkan terjadi pada pertandingan terakhir ketika dirinya harus berhadapan langsung dengan wakil Vietnam yang menjadi pesaing utama perebutan posisi puncak klasemen.

Laga tersebut menjadi penentu gelar juara. Apabila kalah, peluang menjadi juara akan berpindah kepada lawannya. Namun Amri mampu menjaga ketenangan, menerapkan strategi dengan baik, hingga akhirnya memastikan kemenangan.

“Pertandingan terakhir menjadi momen yang paling menegangkan karena hasilnya menentukan juara. Kalau saya kalah, kemungkinan posisi pertama bisa menjadi milik Vietnam. Saat itu saya berusaha tetap tenang, fokus dengan permainan, dan mengambil keputusan terbaik sampai pertandingan selesai,” jelasnya.

Kemenangan itu memastikan Amri keluar sebagai Juara 1 Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 setelah melewati persaingan ketat dengan pemain dari berbagai regional dunia, termasuk Filipina, Malaysia, Vietnam, EECA (Eastern Europe & Central Asia), MENA (Middle East & North Africa), LATAM (Latin America), Divisi Asia 1, Divisi Asia 2, serta Divisi Eropa 1.

Harap Jadi Inspirasi Atlet Muda Trenggalek

Amri mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap keberhasilannya dapat memotivasi generasi muda, khususnya di Trenggalek, untuk berani menekuni dunia esports dan terus mengembangkan kemampuan.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan hasil ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi saya, keluarga, dan masyarakat Trenggalek. Semoga pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi pemain muda lainnya untuk berani mencoba, terus belajar, dan mengejar prestasi di bidang esports,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari
Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli
MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas
SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam

Senin, 27 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Berita Terbaru

Kondisi bayi laki-laki saat ditemui warga, dibungkus jarik dan ditutup kain. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:02 WIB