Makaryo Ning Desa untuk Trenggalek Meroket

Rabu, 11 Januari 2023 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAM WARTA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek pastikan pelayanan hingga ke pelosok desa. Segala pelayanan Pemkab dapat diterima secara langsung bagi masyarakat umum. Semua dijalankan secara terpadu untuk menjalankan pemerintahan tepat sasaran. Program ini dikenal dengan nama Mandes (Makaryo Ning Desa)

“Program Makaryo Ning Desa pertama kali yang saya datangi berada di Desa Bogoran. Selain itu kami juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Desa Karangrejo. Kesemua Desa itu berada di Kecamatan Kampak. Untuk selanjutnya diteruskan ke daerah-daerah lain di Kabupaten Trenggalek,” tegas Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. (Rabu 11/1/2023)

Program ini adalah pengembangan dari coffe morning atau Sanja Pendapa. Program tahun sebelumnya terus mengalami perbaikan. Hingga meneruskan konsep tersebut hingga ke pelosok Desa. Mengingat pelayanan yang berada di pusat kota kurang dirasakan masyarakat pelosok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, “kami Pemkab Trenggalek adalah pelayan masyarakat. Kami yang dibayar oleh mereka dan kami juga yang harus memberikan pelayanan terbaiknya. Selama ini pelayanan hanya berada di pusat kota. Sudah menjadi suatu keharusan kami memberikan pelayanan yang merata dengan tidak menuntut pelayanan langsung hanya di kota. ”

Sebagaimana diketahui pelayanan daerah pelosok sudah tercanang pada UPT. UPT adalah Unit Pelayanan Terpadu yang saat ini masih berada di Kecamatan Watulimo dan Panggul. Pelayanan semacam ini diyakini sebagai bentuk keseriusan Pemkab untuk masyarakat.

“Kami yang memiliki anggaran dan kami yang akan mengalah. Yaitu dengan memberikan pelayanan langsung ke bawah. Setidaknya dengan cara itu menunjukkan kinerja yang cepat dan tepat sasaran tentunya,” lepasnya.

Ketika ditanya terkait pelayanan di pusat kota ia sangat yakin akan berjalan sepenuhnya. Permasalahan itu dianggap tidak membutuhkan penanganan serius. Mengingat pelayanan masih terus dilangsungkan dan menyasar ke bawah.

“Pelayanan di pusat kota saya rasa tiada berpengaruh. Dengan ketersediaan 60% pegawai masih cukup untuk memberikan pelayanan. Kami memberikan pelayanan langsung ke pelosok desa. Jumlah yang datang ke kota tentu akan relatif berkurang dari sebelumnya,” Ia meyakinkan.

Pemkab sendiri bakal membuka kembali Program Sanja Pendapa. Program ini dilangsungkan setiap hari Jum’at pukul 09.00 WIB. Di sana masyarakat bakal mendapatkan solusi yang belum terjawab saat Mandes. Dan pihak terkait akan turut dihadirkan saat itu demi solusi terbaik.

(redaksi/Ja’far Shadiq)

Berita Terkait

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya
Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda
Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya
DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Berita Terbaru