Banyak Proyek Terlambat, Komisi III DPRD Trenggalek Soroti Kinerja ULP

Selasa, 4 Juli 2023 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi rapat kerja antara Komisi III DPRD Trenggalek bersama Dinas PUPR dan ULP

Situasi rapat kerja antara Komisi III DPRD Trenggalek bersama Dinas PUPR dan ULP

RagamWarta.com – Banyak pekerjaan terlambat, Komisi III DPRD Trenggalek panggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Pemkab Trenggalek.

Diungkapkan Pranoto selaku Ketua Komisi III DPRD Trenggalek bahwa kejanggalan ini terkuak saat pembahasan (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2022.

“Masalah yang dibahas jadi catatan hitam, termasuk penyumbang silpa di PUPR. Apalagi hasil audit terbukti banyak pekerjaaan yang tidak selesai,” ungkap Pranoto usai pimpin rapat, Selasa (4/7/2023).

Salah satu politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menilai bahwa pihak ULP kurang serius dalam proses klarifikasi penyedia pengadaan barang jasa di tahun 2022.

“Dinas PUPR sendiri sudah menyediakan 50 miliar lebih untuk belanja modal. Namun disayangkan ketika penyedia pekerjaan menawar di bawah 80 persen, bahkan ada yang menawar hingga 50 persen,” ucap Pranoto.

Menurut Pranoto, menawar di bawah 80 persen pembuktiannya harus sesuai. Mulai dari administrasi atau memang benar secara faktual. Namun nyatanya ada yang hasil evaluasi benar akan tetapi pekerjaan tidak selesai.

“Bayangkan saja mereka menawar 52 persen menang. Jika perhitungan tidak sesuai namun masih bisa di kerjakan, siapa yang salah dalam proses itu,” tegasnya.

“Karena sesuai uji faktual secara aturan dalam perpres 16 bahwa PPK punya kewenangan menolak hasil dari keputusan ULP. Namun faktanya tidak pernah ada PPK yang menolak, padahal nawarnya sudah tidak masuk akal,” tambahnya.

Sesuai fungsi pengawasan, Komisi III mengembalikan pada dinas terkait. Pihaknya berharap beberapa permasalahan ini segera ditindaklanjuti, seperti pemilihan rekanan atau pun lainnya.

“Perencanaan baik, anggaran sesuai waktu eksekusi, tapi masih belum selesai. Alhasil masyarakat tidak bisa menikmati kue APBD,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB