4 Miliar untuk Jalan dan Jembatan Jadi Silpa, Komisi IV DPRD Trenggalek Soroti BPDB

Kamis, 6 Juli 2023 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja antara Komisi IV DPRD Trenggalek bersama OPD mitra yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Suasana rapat kerja antara Komisi IV DPRD Trenggalek bersama OPD mitra yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

RagamWarta.com – Dianggap tidak bisa memanfaatkan anggaran hingga sumbang Silpa, Komisi IV DPRD Trenggalek soroti kebijakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hal ini terungkap usai Komisi IV DPRD Trenggalek membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (APBD) tahun 2022.

Sesuai penjelasan Sukarodin, BPBD tidak bisa menyerap anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana sebesar Rp 4 miliar. Alhasil anggaran sebesar itu kembali ke pemerintah pusat.

“Hasil rapat kami, ada OPD dimana memiliki anggaran besar namun tidak bisa melakukan eksekusi,” kata Sukarodin selaku Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek usai pimpin rapat, Kamis (6/7/2023).

Salah satu politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini menyanyangkan keadaan ini. Terlebih anggaran itu merupakan dana rekonstruksi pasca bencana.

“Setelah ditelisik ternyata masalah itu disebabkan adanya anggaran sisa tender pada enam kegiatan. Dan tidak tanggung-tanggung, totalnya mencapai Rp 4 miliar,” ungkapnya.

Lebih parahnya lagi, enam titik kegiatan tersebut prioritasnya pada jembatan dan jalan. Terlebih pada waktu itu Pemerintah Kabupaten Trenggalek tengah membutuhkannya.

“Padahal ada pada prioritas jembatan dan jalan, namun kenapa OPD tidak dalam melaksanakan. Padahal itu sebuah kebutuhan,” ucap Sukarodin.

Untuk kedepannya, Sukarodin meminta jangan sisakan anggaran terlalu banyak. Kalau bisa serap anggaran mendekati 100 persen. Pasalnya jika anggaran itu kembali ke pusat belum tentu bisa kembali lagi ke daerah.

“Padahal dalam pelaksanaannya BPBD yang terserap hanya 80 persen. Sedangkan catatan OPD lain tidak ada sesuatu yang berarti, bisa di katakan dalam tingkat wajar dimana masih di atas 90 persen,” bandingnya.

Agar hal seperti ini tidak terulang kembali, pihaknya akan melakukan pengawasan pada bidang perencanaan. Karena munculnya Silpa sering kali disebabkan oleh perencanaan yang belum optimal.

“Permasalahan pada BPBD akan digali lagi, apakah dalam perencanaan anggaran terlalu besar untuk pagu atau bagaimana nanti akan dikaji kembali,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda
DPRD Trenggalek Setujui Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Perizinan Apotek Trenggalek Bermasalah, Komisi IV DPRD Trenggalek Terima RDP

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:12 WIB

Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3

Senin, 2 Maret 2026 - 18:04 WIB

Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB