RagamWarta.com – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Kajari Trenggalek, Muhammad Akbar Yahya, meninjau kualitas pembangunan ruas jalan Kedunglurah-Krandekan dan Mlinjon-Umplengan.
Kedua ruas jalan tersebut sengaja ditinjau karena proses pembangunannya mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Trenggalek. Dan hebatnya 2 ruas jalan ini lebih cepat dari penjadwalan yang disepakti terakhir yakni 15 Agustus nanti.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan bahwa saat ini pelaksanaan proyek sudah mencapai 80% dan diperkirakan akhir Mei sudah selesai dikerjakan. Takut pelaksanaan cepat namun pekerjaan asal-asalan Bupati dan Kajari Trenggalek melakukan peninjauan bersama.
“Kita safari infrastruktur, sekaligus melakukan pengecekan karena beberapa ruas itu kita melakukan pendampingan dengan Kejaksaan,” ucap Mas Ipin saat mendampingi Kajari Trenggalek, Selasa (21/5/2024).
Dijelaskan Arifin ada dualisme prespektif yang mana Kejaksaan lebih suka pekerjaan cepat, namun yang dikhawatirkan Pemkab adalah kwalitas pekerjaannya.
“Dari sisi Pemkab kita memang memacu pekerjaan itu bisa diselesaikan cepat. Namun dari sisi Kejaksaan itu seneng cepat tapi ada pertanyaan bagaimana dengan kualitasnya,” imbuhnya.
Seperti contoh, ini seharusnya selesai dikontrak 15 Agustus untuk ruas Umplengan-Mlinjon. Sedangkan baru bulan Mei atau mungkin minggu ketiga Mei sudah tuntas. Tentu hal ini menimbulkan tanda tanya, bagaimana kwalitas pekerjaannya.
“Untuk menguji semua itu, sebentar lagi akan dilakukan uji lab, semuanya di core drill baik cor betonnya maupaun ketebalan aspal. Kalau selesai, tinggal menjadi dasar kita menerima pekerjaan dan bisa memberikan pembayaran lanjutan kepada kontraktor,” tutup Mas Ipin.
Sementara itu, Kajari Trenggalek menambahkan menambahkan bahwa pihaknya meragukan kwalitas pekerjaannya. Jangan sampai pekerjaan asal cepat namun abai akan kwitansi yang telah ditentukan.
“Jujur kita mendapat berita seperti ini, cepat sekali pengerjaan proyeknya agak kaget. Di sisi kami Kejaksaan masih berfikir ini kualitasnya bagus apa tidak. Tapi kalau dilihat tadi alhamdulillah, kita tinggal tunggu hasil pengujiannya. Kalau memang kualitasnya bagus kita akan membuat laporan ke pusat,” pungkas Kajari Trenggalek itu.






