RagamWarta.com – Jembatan Merah Putih Presisi di Pule resmi dibuka untuk masyarakat setelah rampung dibangun melalui kolaborasi Polres Trenggalek dengan warga di Dusun Kojan, Desa Jombok.
Jembatan yang baru di resmikan iki diklaim mampu memangkas jarak tempuh warga sekitar hingga 4 kilometer atau lebih kurang 20 menit perjalanan.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki mengatakan pembangunan ini bertujuan membantu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat sehingga mendukung perekonomian warga.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut aktif membantu sehingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini bisa rampung tepat waktu dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya, Selasa (2/5/2026)
Ridwan menjelaskan, nama Jembatan Merah Putih dipilih bukan tanpa alasan. Selain merepresentasikan warna bendera Indonesia, nama tersebut juga mengandung filosofi persatuan dan kebersamaan.
“Kita berharap antar warga bisa bersatu dan terhubung satu sama lain. Jembatan ini memudahkan kita semua untuk bisa bersilaturahmi, bisa bergotong royong, maupun mempermudah kegiatan ekonomi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Ia juga mengajak masyarakat di Dusun Kojan, Desa Jombok untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bahkan, ke depan jembatan itu diharapkan dapat diperkuat dan diperlebar sehingga mampu dilalui kendaraan pengangkut komoditas pertanian.
Kades Sambut Baik Jembatan Merah Putih Presisi di Pule
Sementara itu, Kepala Desa Jombok, Nursalim menyebut kehadiran jembatan baru tersebut membawa dampak besar bagi masyarakat Dusun Kojan. Sebelum jembatan dibangun, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk mencapai wilayah seberang.
“Kami mewakili masyarakat Dusun Kojan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek yang telah menginisiasi pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini. Sangat membantu masyarakat. Sekarang sepeda motor, mobil juga bisa lewat jembatan ini. Lebih cepat dan efisien,” katanya.
Menurut Nursalim, keberadaan jembatan tersebut mampu memangkas jarak tempuh hingga sekitar 4 kilometer dan menghemat waktu perjalanan kurang lebih 20 menit.
Sebagai informasi, Jembatan Merah Putih Presisi memiliki panjang 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3,5 meter dengan bentang sungai selebar 5 meter.
Pembangunannya menelan biaya sekitar Rp45 juta yang berasal dari kemitraan bantuan Polres Trenggalek dan swadaya masyarakat setempat.






