SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan depan website SIAP milik PSSI

Tampilan depan website SIAP milik PSSI

RagamWarta.com – Aplikasi SIAP PSSI Trenggalek ternyata masih menjadi tantangan bagi mayoritas klub sepak bola di Kabupaten Trenggalek.

Dari sekitar 32 klub anggota Askab PSSI Trenggalek, baru enam klub yang mampu mengoperasikan aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP) secara mandiri.

Fakta tersebut diungkapkan Ketua Askab PSSI Trenggalek, Puguh Purnomo, saat menjelaskan langkah evaluasi organisasi usai polemik pengelolaan data pemain yang melibatkan SSB Shrimp Army Football Academy.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, rendahnya penguasaan aplikasi SIAP menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar persoalan administrasi pemain tidak kembali terjadi.

“Dari sekitar 32 klub anggota Askab, baru enam klub yang benar-benar mampu mengelola aplikasi SIAP secara mandiri. Ke depan kami akan memperbanyak pendampingan dan pelatihan agar seluruh klub siap menggunakan aplikasi sebelum kompetisi dimulai,” ujar Puguh.

Aplikasi SIAP kini menjadi bagian penting dalam administrasi sepak bola nasional.

Seluruh proses pendataan pemain hingga persyaratan mengikuti kompetisi resmi PSSI dilakukan melalui sistem tersebut, sehingga kemampuan klub dalam mengoperasikannya menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

Askab Jadikan Polemik Sebagai Bahan Evaluasi

Selain meningkatkan kapasitas klub dalam mengoperasikan SIAP, Askab PSSI Trenggalek juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola organisasi.

Dalam waktu dekat, pengurus akan menggelar rapat internal sebelum mengundang seluruh klub anggota dan pemangku kepentingan sepak bola untuk menyampaikan kritik maupun masukan.

“Langkah pertama, kami akan mengevaluasi internal organisasi. Setelah itu kami mengundang seluruh pengurus Askab untuk berkoordinasi. Berikutnya kami mengumpulkan seluruh klub anggota beserta para stakeholder sepak bola untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi kemajuan sepak bola Kabupaten Trenggalek,” katanya.

Menurut Puguh, evaluasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan polemik administrasi yang sempat terjadi, tetapi juga mencakup seluruh bidang dalam organisasi agar pengelolaan Askab semakin profesional.

“Kami ingin mendengar langsung seluruh keluhan dan masukan dari klub-klub. Semua kritik akan menjadi modal penting untuk memperbaiki organisasi sekaligus meningkatkan prestasi sepak bola Trenggalek,” imbuhnya.

Di sisi lain, Askab juga akan melakukan penyesuaian kepengurusan menyusul wafatnya salah satu pengurus, Nur Efendi, sehingga diperlukan pengisian jabatan yang kosong.

Puguh berharap melalui pelatihan SIAP, forum evaluasi, serta pembenahan organisasi, seluruh klub di Trenggalek semakin siap menghadapi kompetisi dengan administrasi yang lebih tertib.

“Tujuan utama kami bukan hanya menyelesaikan polemik yang terjadi hari ini, tetapi juga memperbaiki pondasi organisasi agar sepak bola Trenggalek berkembang lebih sehat dan berprestasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru