RagamWarta.com – Permintaan maaf Askab PSSI Trenggalek terkait polemik yang membuat tim U-15 SSB Prigi Shrimp Army gagal tampil di ajang Piala Soeratin 2026 ini akhirnya diterima.
Meski demikian, pihak SSB bersama perwakilan wali pemain menegaskan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan meminta adanya evaluasi di tubuh organisasi.
Pemilik SSB Prigi Shrimp Army, Anjar Priadi Putra mengatakan pertemuan dengan perwakilan Askab telah berlangsung dan dihadiri oleh admin Askab, perwakilan wali pemain, pelatih, serta manajemen SSB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan Anjar, dalam pertemuan tersebut perwakilan Askab datang secara langsung untuk menyampaikan permohonan maaf atas persoalan yang terjadi.
“Mas Bimo menyampaikan permohonan maaf dan kami menerima permohonan maaf itu. Kami memberikan maaf atas apa yang dilakukan, tapi dengan catatan bahwa maaf diberikan bukan berarti evaluasi berhenti dilakukan. Evaluasi tetap harus dilakukan,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Anjar mengapresiasi itikad baik perwakilan Askab yang datang secara personal. Namun, ia menegaskan pihaknya masih menunggu sikap resmi dari Askab Trenggalek sebagai organisasi.
“Kami sangat mengapresiasi kemauan beliau datang secara personal untuk menyampaikan permintaan maaf. Tetapi kami menunggu sikap Askab sebagai lembaga agar hal seperti ini tidak terulang lagi, baik terhadap tim kami maupun tim lain,” katanya.
Wali Pemain Minta Askab Lebih Teliti
Harapan serupa juga disampaikan Surati selaku perwakilan wali pemain SSB Prigi Shrimp Army kelompok umur U-10 dan U-17.
Ia mengaku sempat merasakan kekecewaan mendalam atas kejadian yang menimpa anak-anak mereka.
Meski menerima permintaan maaf yang telah disampaikan, Surati berharap Askab melakukan pembenahan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.
“Untuk masalah ini kami sepakat memaafkan. Tapi ke depannya Askab harus lebih teliti lagi,” ucapnya.
Ia juga berharap Askab tidak hanya menjadi wadah bagi sekolah sepak bola di Kabupaten Trenggalek, tetapi turut memberikan pendampingan yang lebih maksimal.
“Harapan kami Askab lebih mendampingi SSB-SSB yang lain, bukan cuma menjadi wadah untuk anak-anak SSB, tetapi juga memberikan pendampingan yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.






