RagamWarta.com – Ranperda Pertangungjawaban APBD 2023 masuki tahap selanjutnya. Enam Fraksi yang ada di DPRD Trenggalek sampaikan pandangan umumnya saat rapat Paripurna, Rabu (29/5/2024).
Seperti penjelasan Samsul Anam usai pimpin rapat Paripurna bahwa kali ini Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sebelumnya disampaikan Bupati.
“Agendanya Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023 dan Raperda tentang RPJPD untuk tahun 2025-2045,” jelas Samsul Anam.
Dijelaskan Samsul setelah pandangan umum fraksi disampaikan ke Bupati Trenggalek, nanti giliran Bupati Trenggalek menjawab pandangan umum fraksi di Rapat Paripurna selanjutnya.
“Selanjutnya pandangan umum fraksi biar dijawab oleh saudara Bupati. Digunakan untuk apa saja dan sudah maksimalkah penggunaan APBD di tahun kemarin. Nanti jawaban Bupati akan dikupas di tingkat Pansus,” jelasnya.
Ketua DPRD Trenggalek juga menjelaskan bahwa tahun ini bakal fokus pada salah satu program Bupati Trenggalek yakni net zero carbon. Dimana hal ini akan jadi kerangka pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Trenggalek untuk tahun 2025-2045.
“RPJPD sama halnya kerangka pembangunan kita 20 tahun kedepan. Yang nantinya bakal diterjemahkan dalam RPJMD setiap 5 tahun sekali,” jelas salah satu politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Samsul juga menegaskan bahwa dalam perancangan RPJPD, tidak hanya fokus Net Zero Carbon atau menjaga lingkungan. Bonus demografi yang diprediksikan bakal terjadi di tahun 2030 juga masuk dalam pembangunan.
“Kita juga harus mempertimbangkan bonus demografi kita. Bagaimana mempersiapkan generasi emas yang siap untuk perkembangan Indonesia. Tentunya dengan upaya peningkatan SDM yang terarah,” pungkasnya.






