RagamWarta.com – Nelayan di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek unjuk kebolehan beradu skill kendaran perahu kunting. Kegiatan ini digelar sebagai satu rangkaian dari Festival Nelayan Trenggalek.
Puluhan nelayan itu beradu kencang menerjang tingginya ombak selatan dalam perlombaan perahu kunting. Uniknya dalam balap perahu kunting ini menggunakan mesin kapal 6 PK, dan diberangkatkan di bibir pantai Cengkrong, Trenggalek.
Panitia perlombaan balap perahu kunting, Dwi Ispadianto menjelaskan bahwa ada puluhan nelayan yang mengikuti perlombaan tersebut.
“Peserta kemarin terkonfirmasi ada 26, tapi ini ada bocoran ada yang mengundurkan diri karena mesinnya tidak siap. Jadi kurang lebih ada 23 peserta,” ungkap Dwi Ispadianto, Sabtu (6/7/2024).
Sementara untuk jalur perlombaan diberangkatkan dari bibir pantai Cengkrong kemudian memutari sirkuit yang sudah ditentukan dengan ditandai dengan bendera merah putih yang ditenggelamkan di tengah laut.
“Sementara untuk memastikan keamanan peserta lomba, pihak panitia mewajibkan setiap peserta untuk mengenakan perlengkapan keselamatan. Selain itu, mesin perahu yang dipakai maksimal hanya boleh berukuran 6 PK,” jelasnya.
Ditempat yang sama, salah satu nelayan yang berhasil memenangkan kloter kedua, Yulianto menjelaskan bahwa dirinya telah mempersiapkan perahu yang ditungganginya jauh sebelum perlombaan digelar.
“Untuk persiapan dimulai satu bulan sebelum perlombaan,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media disela-sela perlombaan.
Pihaknya mengaku sempat mengalami kesulitan untuk menaklukkan ombak di perairan Pantai Cengkrong. Pasalnya beberapa hari ini cuaca di pesisir selatan tengah diterpa angin kencang.
“Kalau latihan tidak ada. Karena kesehariannya memang melaut. Tapi tadi sempat kesulitan karena hari-hari ini agak tinggi,” pungkasnya.






