RagamWarta.com – Muncul isu Muchamad Nur Arifin ditugaskan dampingi Tri Rismaharini jadi calon gubernur Jawa Timur, gegerkan warga Trenggalek.
Ratusan warga Trenggalek yang tidak rela beramai-ramai geruduk Pendapa Manggala Praja Nugraha. Dipimpin oleh Asosiasi Kepala Desa, perangkat desa se-kabupaten hingga loyalitas minta Arifin tetap di Trenggalek.
Bahkan mereka menuntut agar pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek yakni Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara segera daftar ke KPU sebagai peserta Pilkada 2024.
Kordinator Aksi, Puryono mengatakan bahwa ratusan massa demo yang berasal dari perangkat dan kades hingga masyarakat Trenggalek melakukan demo di Pendapa Trenggalek.
“Aksi ini murni dari seluruh elemen masyarakat Trenggalek,” ujar Puryono saat dikonfirmasi awak media, Rabu (28/8/2024).
Menurut penjelasan Puryono, aksi ini sebagai upaya mengetuk hati Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk tetap memberikan tugas Arifin untuk jadi Bupati Trenggalek.
“Hari ini sudah seharusnya tidak ada diskusi lagi. Pokok, Mas Ipin harus tetap di Trenggalek. Mas Ipin harga mati harus tetap di Trenggalek dan menjadi bupati untuk periode 2024-2029,” ucapnya.
Puryono juga mengklaim bahwa selama menjabat sebagai Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tidak pernah menciderai rakyat. Bahkan banyak perubahan yang dirasakan masyarakat Trenggalek selama kepemimpinan Arifin.
Bahkan semua rekomendasi partai sudah dikantongi Arifin-Syah. Diantaranya, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Demokrat, Hanura, PKS, PAN dan Golkar sudah memberikan rekom B1KWK Parpol.
“Semua partai politik sudah memberikan rekomendasi dukungan kepada Mas Ipin dan Syah. Dan dimungkinkan akan melawan kotak kosong. Pokoknya hari ini harus daftar ke KPU,” pungkasnya.






