Berebut Tumpeng Agung Puncak Acara Kirab Pusaka HUT Trenggalek ke-830

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga Trenggalek berebut Tumpeng Agung usai saksikan arak-arakan kirab pusaka di Halaman Pendapa.

Ratusan warga Trenggalek berebut Tumpeng Agung usai saksikan arak-arakan kirab pusaka di Halaman Pendapa.

RagamWarta.com – Ratusan warga Trenggalek padari halaman Pendapa Manggala Praja Nugraha. Warga berebut tumpeng raksasa dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Trenggalek yang ke-830 pada 31 Agustus 2024.

Perayaan HUT Trenggalek yang ke-830 diselenggarakan secara meriah. Prosesi Hari Jadi dimulai dengan kerab pusaka dari dua lokasi. Yang pertama dari Balai Desa Desa Kamulan, Kecamatan Durenan dan kedua dari Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak.

Pusaka tersebut lantas diarak keliling Kabupaten Trenggalek menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha dan diiringi pasukan pembawa tumpeng agung dan pasukan pembawa foto bupati terdahulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai pimpin perayaan menjelaskan bahwa dalam memperingati HUT ke-830 Trenggalek ini mengangkat tema Pinayungan Kalehuran.

“Pinayungan Kalehuran merupakan sebuah ungkapan doa dan harapan bahwa di usia ke-830 tahun Trenggalek ini akan senantiasa dalam perlindungan dan diliputi kemuliaan, kehebatan dan kebesaran atau keluhuran,” ungkap Arifin.

Bupati Trenggalek juga menyampaikan harapannya agar HUT Trenggalek kali ini membawa kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat. Apalagi di tengah situasi politik, sosial, dan ekonomi yang tidak menentu seperti saat ini.

Pihaknya juga menekankan pentingnya komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dengan melarang penggunaan karangan bunga dari styrofoam. Sebagai gantinya, karangan bunga yang digunakan berasal dari bibit tanaman yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Sudah dua tahun ini karangan bunga kita ganti dengan bibit tanaman. Hal ini merupakan langkah menuju pembangunan yang berkelanjutan karena bibit bunganya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang datang,” pungkas Arifin.

Perlu diketahui kegiatan yang ada di Pendopo kali ini merupakan acara puncak dalam perayaan HUT Trenggalek. Sebelumnya berbagai kegiatan seperti jamasan pusaka, ziarah ke makam leluhur, tirakatan, mocopat, kirab pusaka, hingga puncaknya, rebutan tumpeng raksasa di halaman Pendapa.

Malamnya, sebagai penutup perayaan, akan diadakan pagelaran semalam suntuk untuk ruwatan atau membuang keburukan atau tolak balak dalam tradisi jawa.

 

Berita Terkait

Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek
FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal
Deputi Kemenpar Buka FJTT, Sebut Jaranan Jadi Identitas Khas Trenggalek
FJTT 2026 Trenggalek Hadir 7 Hari, Tiket Reguler Gratis
FJTT 2026 Dimeriahkan 58 Grup Jaranan, Masuk Karisma Event Nusantara
Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi
Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik
Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:07 WIB

Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek

Senin, 21 September 2026 - 15:54 WIB

FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal

Senin, 21 September 2026 - 10:40 WIB

Deputi Kemenpar Buka FJTT, Sebut Jaranan Jadi Identitas Khas Trenggalek

Jumat, 18 September 2026 - 18:18 WIB

FJTT 2026 Trenggalek Hadir 7 Hari, Tiket Reguler Gratis

Jumat, 18 September 2026 - 17:01 WIB

FJTT 2026 Dimeriahkan 58 Grup Jaranan, Masuk Karisma Event Nusantara

Berita Terbaru