Megatrust Ancam Warga Trenggalek, BPBD Bagikan Cara Mitigasi Bencana

Kamis, 12 September 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono memetakan wilayah rawan terdampak gempa megatrust.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono memetakan wilayah rawan terdampak gempa megatrust.

RagamWarta.com – Seperti diketahui, bahwa saat ini Pulau Jawa tengah menghadapi ancaman gempa megatrust. Gempa bumi dahsyat yang diproyeksikan menyimpan kekuatan besar, bahkan bisa mencapai 8,7 magnitudo.

Sebagai salah satu daerah yang terletak di pesisir selatan Pulau Jawa, Kabupaten Trenggalek menjadi wilayah yang berpotensi terdampak bencana tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengungkapkan bahwa ada 17 desa di tiga kecamatan yang paling rawan terdampak jika gempa megatrust benar terjadi.

 “Ada tiga kecamatan yang rawam terdampak, yang pertama Kecamatan Panggul, Watulimo, dan Munjungan,” ujar Kalaksa BPBD Trenggalek.

Sebagai daerah yang dekat dengan garis patahan aktif di Samudra Hindia, kawasan pesisir selatan Trenggalek memiliki risiko tinggi terkena gempa bumi yang kuat.

“Tiga kecamatan itu berhadapan langsung dengan garis patahan aktif, sehingga warga yang berada di daerah rawan harus tetap siaga,” imbuhnya.

Triadi juga menjelaskan bahwa jika gempa terjadi, warga perlu mengetahui langkah-langkah penyelamatan yang tepat. Hal itu berguna untuk meminimalkan risiko cedera atau bahkan kematian.

“Jika sedang berada di dalam bangunan, lindungilah diri dari reruntuhan dengan berlindung di bawah meja atau kasur yang kokoh. Hal ini untuk menghindari tertimpa bangunan yang mungkin runtuh,” jelasnya.

Namun, jika saat terjadi gempa berada di luar ruangan, Triadi mengimbau agar segera menjauh dari bangunan tinggi maupun tanah yang mudah retak.

“Jangan mendekati gedung, pohon besar, atau benda yang berpotensi roboh. Cari tempat terbuka yang aman,” jelasnya.

Khusus bagi warga yang tinggal di daerah pesisir, Triadi memberikan peringatan khusus terkait risiko tsunami yang sering kali menyusul setelah gempa besar.

“Orang yang ada di pesisir harus segera berpindah ke area blue line atau safe zone setelah merasakan gempa. Jangan menunggu sirene atau peringatan lain, karena waktu evakuasi bisa sangat singkat,” tegasnya.

Selain itu, warga yang tinggal di daerah pegunungan diminta waspada terhadap potensi longsor yang dapat dipicu oleh gempa.

“Hindari area yang rentan longsor dan pastikan berada di tempat aman jika tinggal di wilayah perbukitan,” imbaunya.

Di samping itu, pihaknya juga telah memastikan EWS (Early Warning System) sudah terpasang di sejumlah titik. Bahkan alat tersebut kerap di uji coba untuk mengantisipasi jika bencana terjadi.

“Kita sudah simulasi dan gladi termasuk operasionalnya bagaimana seandainya benar-benar terjadi bencana tersebut,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terbaru