Kemarau di Trenggalek, 13 Kecamatan Terdampak, BPBD Terus Gelontor Ribuan Liter Air Bersih

Jumat, 4 Oktober 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat BPBD Trenggalek membagikan air bersih kepada warga yang terdampak musim kemarau

Saat BPBD Trenggalek membagikan air bersih kepada warga yang terdampak musim kemarau

RagamWarta.com – Nampaknya dampak musim kemarau di Trenggalek tahun ini lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini nampak dari banyaknya wilayah yang terdampak kemarau.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, ada 13 kecamatan di Trenggalek yang terdampak. Artinya hanya ada satu Kecamatan di Trenggalek yang tidak terdampak.

“Tercatat ada 61 desa atau kelurahan dari 13 kecamatan yang terdampak. Wilayah Panggul menjadi kecamatan dengan desa terdampak terbanyak,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, Jumat (4/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah tersebut, diketahui terdapat perbedaan sekitar lima desa lebih banyak jika dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Pada tahun lalu ada 56 desa atau kelurahan yang terdampak. Namun untuk tahun ini sampai 61 desa, ada peningkatan yang cukup signifikan jika dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Kalaksa BPBD Trenggalek menjabarkan 13 kecamatan yang terdampak diantaranya adalah Kecamatan Tugu, Kecamatan Karangan, Kecamatan Suruh, Kecamatan Pule, Kecamatan Dongko dan Kecamatan Panggul.

Kemudian ada Kecamatan Bendungan, Kecamatan Trenggalek, Kecamatan Pogalan, Kecamatan Durenan, Kecamatan Gandusari, Kecamatan Watulimo serta Kecermatan Munjungan.

“Hanya kecamatan Kampak yang tidak masuk dalam data BPBD Trenggalek,” tegasnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa dari 61 desa atau kelurahan tersebut, terdapat hampir 30 ribu jiwa yang terdampak.

“Ada 29.640 jiwa dari 12.485 yang terdampak kekeringan ditahun ini,” pungkasnya.

Untuk mengatasi kekeringan tersebut, pihak BPBD Trenggalek telah menyalurkan 730 tangki air bersih dengan kapasitas belasan ribu liter untuk setiap tangki.

Selain itu, BPBD Trenggalek juga menyalurkan 195 terpal, 237 tandoon air, 43 tandon lipat dan 813 jurigen.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru