Tanah Longsor di Panggul Terjang SDN 5 Nglebeng, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Selasa, 3 Desember 2024 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan yang terdiri dari TRC-PB BPBD Kecamatan Panggul, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sekitar coba bersihkan material longsor dengan alat seadanya.

Tim gabungan yang terdiri dari TRC-PB BPBD Kecamatan Panggul, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sekitar coba bersihkan material longsor dengan alat seadanya.

RagamWarta.com – Lagi-lagi bencana alam terjadi di Trenggalek, bahkan kali ini menimpa sebuah Sekolah Dasar di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Tepatnya menimpa SDN 5 Nglebeng.

Tebing setinggi 6 meter di belakang sekolah menimpa ruang kelas, akibatnya bangunan sekolah mengalami rusak parah. Sementara total kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Panggul pada Senin malam (2/12), mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.30 WIB.

“Curah hujan yang tinggi memicu longsornya tebing setinggi 6 meter di belakang sekolah sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa pagi,” ungkapnya, Selasa (3/12/2024).

Akibat longsoran tersebut, dinding kelas berukuran 3,5 x 6 meter jebol, sementara kaca jendela turut pecah. Meski kerusakan fisik tergolong berat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Triadi juga menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri atas TRC-PB BPBD Kecamatan Panggul, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT 24, serta warga setempat langsung dikerahkan ke lokasi.

“Kami segera meninjau lokasi untuk melihat tingkat kerusakan. Kami juga mengingatkan pihak sekolah agar tetap waspada karena curah hujan masih tinggi saat pagi hari tadi,” kata Triadi.

Pihaknya juga mengatakan bahwa saat dilokasi, tim bersama masyarakat sekitar juga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang menghalangi bagian sekolah.

Sementara itu, BPBD mendata kerugian akibat bencana tersebut dan melaporkannya ke pihak berwenang untuk langkah lanjutan.

“Kami mengimbau warga, khususnya yang berada di area rawan longsor, untuk tetap waspada selama musim hujan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.

“Mari jadikan ini sebagai pengingat akan pentingnya mitigasi bencana, terutama di wilayah rawan longsor seperti Kecamatan Panggul ini,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terbaru