RagamWarta.com – Lagi-lagi bencana alam terjadi di Trenggalek, bahkan kali ini menimpa sebuah Sekolah Dasar di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Tepatnya menimpa SDN 5 Nglebeng.
Tebing setinggi 6 meter di belakang sekolah menimpa ruang kelas, akibatnya bangunan sekolah mengalami rusak parah. Sementara total kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Panggul pada Senin malam (2/12), mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.30 WIB.
“Curah hujan yang tinggi memicu longsornya tebing setinggi 6 meter di belakang sekolah sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa pagi,” ungkapnya, Selasa (3/12/2024).
Akibat longsoran tersebut, dinding kelas berukuran 3,5 x 6 meter jebol, sementara kaca jendela turut pecah. Meski kerusakan fisik tergolong berat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.
Triadi juga menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri atas TRC-PB BPBD Kecamatan Panggul, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT 24, serta warga setempat langsung dikerahkan ke lokasi.
“Kami segera meninjau lokasi untuk melihat tingkat kerusakan. Kami juga mengingatkan pihak sekolah agar tetap waspada karena curah hujan masih tinggi saat pagi hari tadi,” kata Triadi.
Pihaknya juga mengatakan bahwa saat dilokasi, tim bersama masyarakat sekitar juga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang menghalangi bagian sekolah.
Sementara itu, BPBD mendata kerugian akibat bencana tersebut dan melaporkannya ke pihak berwenang untuk langkah lanjutan.
“Kami mengimbau warga, khususnya yang berada di area rawan longsor, untuk tetap waspada selama musim hujan,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga berencana melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.
“Mari jadikan ini sebagai pengingat akan pentingnya mitigasi bencana, terutama di wilayah rawan longsor seperti Kecamatan Panggul ini,” pungkasnya.






