Polres Trenggalek Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2025, Berikut Sasaran Utamanya

Senin, 10 Februari 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Trenggalek dan Dandim 0806/Trenggalek sematkan pita tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2025. (Foto : Website Polres Trenggalek)

Kapolres Trenggalek dan Dandim 0806/Trenggalek sematkan pita tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2025. (Foto : Website Polres Trenggalek)

RagamWarta.com – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek resmi menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025 mulai hari ini, Senin (10/12/2025).

Peluncuran operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dukarta, bersama Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto.

Saking semangatnya, apel gelar pasukan kali ini dihadiri oleh personel TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan di halaman Mapolres Trenggalek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan AKBP Indra bahwa operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita”.

Dengan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, Operasi kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1446 H/2025.

“Kami ingin menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Operasi ini lebih mengutamakan edukasi, bukan hanya penindakan,” ujar AKBP Indra.
Kapolres Trenggalek juga menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2025 ini menargetkan berbagai jenis pelanggaran lalu lintas yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan. Sasaran utama meliputi:

  • Pengendara roda dua (R2) yang tidak menggunakan helm SNI.
  • Berboncengan lebih dari satu orang.
  • Pengemudi di bawah umur.
  • Melampaui batas kecepatan.
  • Menggunakan ponsel saat berkendara.
  • Tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) bagi pengemudi mobil (R4).
  • Melawan arus dan menerobos lampu merah.
  • Penggunaan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
  • Berkendara dalam pengaruh alkohol

Selain itu, operasi ini juga akan difokuskan di titik rawan kecelakaan (black spot), seperti jalan raya Trenggalek-Tulungagung di Desa Kamulan dan Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Polres Trenggalek juga membagikan puluhan helm SNI gratis kepada pengguna jalan, termasuk anak-anak. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan berlalu lintas yang aman sejak dini.

Selain penindakan, petugas di lapangan juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai keselamatan berkendara, terutama kepada kaum milenial.

“Kami mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tambah Kapolres Trenggalek.

Operasi Keselamatan Semeru 2025 melibatkan 80 personel gabungan dari berbagai fungsi kepolisian dan instansi terkait. Mereka terbagi dalam lima satuan tugas (Satgas), yaitu:

  • Satgas Deteksi
  • Satgas Preemtif
  • Satgas Preventif
  • Satgas Gakkum (Penegakan Hukum)
  • Satgas Banops (Bantuan Operasional)

Perlu diketahui, menurut data yang dihimpun oleh WHO (World Health Organization) telah menyatakan bahwa kecelakaan lalu lintas adalah pembunuh nomor 3 terbesar setelah penyakit jantung koroner dan TBC.

Ditlantas Polda Jatim mencatat bahwa angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 12,37 persen dibandingkan tahun 2023. Demikian pula dengan angka korban meninggal dunia turun 9,66 persen.

Berita Terkait

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!
Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terbaru