Ragam Warta – Beginilah suasana uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari Kabupaten Trenggalek.
Anak-anak berkebutuhan khusus ini dengan lahapnya menyantap makanan yang telah disediakan. Ada yang makan sendiri, namun ada juga ada yang membutuhkan pendampingan.
Dijelaskan Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara bahwa Makan Bergizi Gratis di SLB Kemala Bhayangkari ini adalah uji coba ketiga, yang pernah dilakukan oleh Pemkab Trenggalek.
Diikuti 180 anak dari tingkat SD, SMP hingga SMA, MBG kali ini melibatkan melibatkan ibu-ibu Bhayangkari dan didanai oleh Baznas Trenggalek.
Syah juga menegaskan bahwa tidak ada perbedaan khusus antara MBG di sekolah biasa dengan MBG di sekolah luar biasa. Yang terpenting standar gizinya dipenuhi, seperti nasi, lauk-pauk, buah dan sayur.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek dr. Sunarto menjelaskan secara teknis kebutuhan kalori untuk anak.
Menurut Sunarto, pemberian makan siang pada anak harus memenuhi satu pertiga kebutuhan kalori anak yaitu kurang 700 kilokalori.
Selain itu menu yang seimbang juga perlu dipertimbangkan. Jadi antara karbohidrat, protein, kalsium dan lain sebagainya harus tergabung jadi satu dalam menu makan siang.






