RagamWarta.com – Sapi kurban Presiden Prabowo di Trenggalek menjalani pemeriksaan kesehatan secara intensif menjelang Iduladha 1447 H atau tahun 2026.
Sapi jenis simmental berbobot 1,037 ton ini dipastikan dalam kondisi sehat dan layak dikurbankan setelah melalui pengecekan rutin oleh tim dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek, Muyono Piranata mengatakan pengawasan kesehatan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi sapi tetap prima hingga hari penyembelihan.
“Pemeriksaan kami lakukan secara berkala bersama tim dokter hewan agar kesehatan sapi tetap terpantau dan layak dijadikan hewan kurban,” kata Muyono, Senin (26/5/2026).
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi fisik hingga bagian organ luar yang dapat diamati secara langsung. Tim dokter hewan juga memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit maupun cacat fisik pada sapi.
“Pengecekan meliputi rongga hidung, mulut, lidah, mata, hingga kondisi postur tubuh sapi. Hasilnya seluruhnya normal dan tidak ditemukan kecacatan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga memantau kondisi pencernaan sapi untuk memastikan hewan tetap sehat menjelang Iduladha. Hasil pengawasan menunjukkan kondisi kotoran sapi normal dan tidak ditemukan gejala gangguan kesehatan.
Sapi bantuan presiden itu diketahui milik Mujadi, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.
Sapi simmental berusia sekitar empat tahun tersebut terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo pada Iduladha tahun ini. Muyono memastikan hingga saat ini kondisi sapi tetap sehat dan siap untuk dikurbankan.
“Secara keseluruhan sapi dalam kondisi sehat, posturnya bagus, dan siap untuk dikurbankan,” tegasnya.
Rencananya, sapi kurban Presiden Prabowo di Trenggalek ini akan disembelih di Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.






