Kos-Kosan di Karangsuko Trenggalek Kebakaran, Human Error Penyebabnya

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pemadaman api yang dilakukan oleh Damkar Trenggalek di kos-kosan Karangsoko. (Foto: Damkar Trenggalek)

Upaya pemadaman api yang dilakukan oleh Damkar Trenggalek di kos-kosan Karangsoko. (Foto: Damkar Trenggalek)

RagamWarta.com – Sebuah rumah yang difungsikan sebagai tempat kos di Dusun Jarakan, Desa Karangsuko, Kecamatan Trenggalek, dilalap si jago merah pada Senin (5/5/2025) sore.

Kasatpol PPK Trenggalek, Habib Solehudin menyebutkan bahwa kebakaran diduga dipicu tungku api yang belum sepenuhnya padam setelah digunakan memasak. Sementara rumah yang terbakar adalah milik Pramutahar, warga setempat.

“Laporan kebakaran diterima oleh Posko Damkar pukul 17.45 WIB dan kami langsung terjunkan personel. Dalam enam menit sudah tiba di lokasi untuk memadamkan api,” ucap Habib, Selasa (6/5/2025).

Dijelaskan Habib kebakaran diduga berasal dari tungku bekas memasak gorengan bakso yang diduga belum benar-benar padam. Api baru diketahui membesar sekitar pukul 17.38 WIB oleh salah satu penghuni kos bernama Ridwan Yoga Pratama.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta,” jelas Habib Solehudin.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Damkar Trenggalek mengerahkan 34 personel, termasuk satu anggota Satpol PP. Selain itu, unsur dari TNI, Polri, BPBD, TAGANA, PSC 119, dan PLN Trenggalek juga turut membantu penanganan di lapangan.

Tercatat, ada sebanyak empat unit kendaraan dikerahkan, termasuk dua mobil pemadam dan dua mobil water supply, dengan total penggunaan air mencapai 41.000 liter.

“Selain bangunan utama yang terbakar seluas 9×9 meter, kami berhasil menyelamatkan enam rumah lain di sekitarnya, dengan estimasi aset mencapai Rp800 juta,” tambah Solehudin.

Karena besarnya kobaran api, upaya pemadaman berlangsung dramatis bahkan membutuhkan waktu hingga 1 jam 40 menit untuk memadamkan api.

Terakhir, Habib juga mengimbau kepada masyarakat Trenggalek agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat kelalaian.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur atau tungku memasak,” pesannya.

 

Berita Terkait

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terbaru