RagamWarta.com – Enam warga Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jawa Timur, yang tertimbun longsor sejak Senin (19/5/2025), hingga Rabu (21/5/2025) sore belum juga ditemukan.
Pencarian kembali dilanjutkan dengan melibatkan empat anjing pelacak milik kepolisianLongso.
Longsor yang terjadi pada Senin sore di RT 016 RW 007, menyapu sebuah rumah yang dihuni enam orang. Para korban yang masih dinyatakan hilang adalah Mesinem (90), Nitin (36), Tulus (65), Yatini (50), Yatiem (70), dan seorang balita bernama Torik (2).
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy mengatakan bahwa anjing pelacak dikerahkan untuk menandai lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban.
“Anjing pelacak diturunkan untuk melakukan marking (penandaan) lokasi kemungkinan korban berada,” ujar Didit, Rabu (21/5/2025).
Usai penandaan, tim SAR gabungan langsung menyisir titik-titik tersebut.
Sebelumnya, pencarian terkendala medan sulit akibat longsor susulan dan akses jalan yang tertutup material. Namun, tim kini sudah dapat menjangkau lokasi bencana.
Pencarian melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat. Hingga pukul 14.00 WIB, pencarian masih menggunakan alat manual.
Tim juga berupaya mendatangkan alat berat guna mempercepat proses evakuasi. Tiga alat berat disiapkan, dua dari BPBD Trenggalek dan satu dari Dinas Pekerjaan Umum Trenggalek.
Namun akibat sulitnya medan, hanya dua unit yang diperkirakan bisa menjangkau titik longsor yang menimpa rumah korban.






