Enam Korban Longsor di Trenggalek Masih Dicari, Anjing Pelacak Dikerahkan

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara kondisi longsor yang terjang 1 rumah warga yang dihuni 6 anggota keluarga di Desa Depok, Bendungan, Trenggalek.

Foto udara kondisi longsor yang terjang 1 rumah warga yang dihuni 6 anggota keluarga di Desa Depok, Bendungan, Trenggalek.

RagamWarta.com – Enam warga Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jawa Timur, yang tertimbun longsor sejak Senin (19/5/2025), hingga Rabu (21/5/2025) sore belum juga ditemukan.

Pencarian kembali dilanjutkan dengan melibatkan empat anjing pelacak milik kepolisianLongso.

Longsor yang terjadi pada Senin sore di RT 016 RW 007, menyapu sebuah rumah yang dihuni enam orang. Para korban yang masih dinyatakan hilang adalah Mesinem (90), Nitin (36), Tulus (65), Yatini (50), Yatiem (70), dan seorang balita bernama Torik (2).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy mengatakan bahwa anjing pelacak dikerahkan untuk menandai lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban.

“Anjing pelacak diturunkan untuk melakukan marking (penandaan) lokasi kemungkinan korban berada,” ujar Didit, Rabu (21/5/2025).

Usai penandaan, tim SAR gabungan langsung menyisir titik-titik tersebut.

Sebelumnya, pencarian terkendala medan sulit akibat longsor susulan dan akses jalan yang tertutup material. Namun, tim kini sudah dapat menjangkau lokasi bencana.

Pencarian melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat. Hingga pukul 14.00 WIB, pencarian masih menggunakan alat manual.

Tim juga berupaya mendatangkan alat berat guna mempercepat proses evakuasi. Tiga alat berat disiapkan, dua dari BPBD Trenggalek dan satu dari Dinas Pekerjaan Umum Trenggalek.

Namun akibat sulitnya medan, hanya dua unit yang diperkirakan bisa menjangkau titik longsor yang menimpa rumah korban.

 

Berita Terkait

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru