287 Sopir di Trenggalek Demo ke DPRD, Tuntut Penghentian Razia ODOL dan Pemberantasan Pungli

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan sopir ODOL parkir truk diarek gedung DPRD Trenggalek.

Ratusan sopir ODOL parkir truk diarek gedung DPRD Trenggalek.

RagamWarta.com – Ratusan sopir ODOL atau angkutan barang se-Kabupaten Trenggalek padati area gedung DPRD. Sopir ini memarkir truk mereka sehingga lalu lintas di dalam kota lumpuh total.

Aksi ini diikuti oleh sedikitnya 287 sopir dari tujuh komunitas angkutan barang ini membawa enam tuntutan utama terkait kebijakan lalu lintas dan perlakuan hukum di lapangan.

Salah satu perwakilan massa, Sutrisno menilai pelaksanaan razia Over Dimension Over Loading (ODOL) selama ini belum disertai dengan landasan hukum yang jelas, sehingga kerap merugikan para sopir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah ODOL, kita sudah ditindak sebelum ada revisi. Kita menuntut jangan ada preman di jalan. Termasuk revisi UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009, perlindungan hukum untuk sopir, pemberantasan pungli, dan kesetaraan perlakuan hukum,” tegas Sutrisno.

Ia juga menyoroti minimnya sosialisasi kebijakan lalu lintas di tingkat lapangan. Banyak sopir, menurutnya, menjadi korban tilang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan, yang kerap diidentikkan dengan praktik pungli terselubung.

Sopir angkutan barang menyampaikan enam tuntutan terkait kebijakan lalu lintas.

Enam tuntutan yang disuarakan sopir angkutan barang di Trenggalek  antara lain:

  1. Penghentian sementara operasi ODOL hingga terbitnya Peraturan Presiden.
  2. Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  3. Penetapan regulasi tarif angkutan logistik secara jelas.
  4. Jaminan perlindungan hukum bagi sopir angkutan.
  5. Pemberantasan praktik premanisme dan pungli di jalanan.
  6. Kesetaraan perlakuan hukum antara sopir perorangan dan korporasi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menyatakan siap menindaklanjuti seluruh tuntutan dengan menerbitkan surat resmi DPRD untuk disampaikan ke DPR RI dan Kementerian Perhubungan.

“Tuntutan mereka, terutama penghentian ODOL sementara, cukup logis. Kita tidak ingin masyarakat kecil terus tertekan oleh kebijakan yang belum sepenuhnya siap. Kami akan perjuangkan,” ujar Doding.

Perwakilan sopir tandatangani surat resmi DPRD untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat.

Ia juga menegaskan akan pentingnya keadilan hukum bagi semua pelaku usaha transportasi, termasuk sopir individu yang selama ini dinilai kurang mendapatkan perlindungan hukum yang sama.

“Perlakuan hukum tidak boleh diskriminatif. Harus adil, baik bagi perorangan maupun perusahaan besar. Kita juga dukung adanya regulasi logistik yang lebih adil agar tidak terjadi ketimpangan harga dan perlakuan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara
Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 18:04 WIB

Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Jumat, 24 April 2026 - 16:22 WIB

Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung

Kamis, 23 April 2026 - 19:08 WIB

Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB