Golkar Trenggalek Persiapan Musda, Arah Pemilihan Ketua Lewat Aklamasi

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni saat ditemui di gedung DPRD Trenggalek.

Ketua DPD Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni saat ditemui di gedung DPRD Trenggalek.

RagamWarta.com – Pemilihan ketua baru dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Trenggalek yang akan digelar pada Agustus 2025 mendatang berpeluang besar berlangsung secara aklamasi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni saat ditemui awak media di gedung DPRD Trenggalek pada Rabu, Rabu (30/7/2025) kemarin.

Menurutnya, pemilihan menggunakan metode aklamasi merupakan langkah strategis partai untuk menjaga soliditas antar kader dan menghindari konflik internal.

“Kami sebisa mungkin akan melaksanakan secara aklamasi. Tujuannya agar tidak muncul perpecahan atau polemik di internal. Sekarang eranya sudah berubah, politiknya juga harus dewasa,” ujar Arik saat dikonfirmasi, Rabu (30/7/2025).

Arik menyebut, wacana aklamasi menjadi pilihan realistis di tengah dinamika politik yang semakin terbuka namun juga membutuhkan kedewasaan dalam berorganisasi. Menurutnya, konsolidasi partai menjadi prioritas utama dalam agenda Musda kali ini.

Musda untuk seluruh DPD Partai Golkar, dijadwalkan Agustus 2025. Untuk Trenggalek, menyesuaikan jadwal bergilir dari DPD Golkar Jawa Timur pasca pelantikan pengurus provinsi pada 25 Juli lalu.

“Kalau amanahnya pusat, DPD itu dijadwalkan bulan Agustus 2025 ini. Namun jadwal pasti untuk Trenggalek masih belum ada, yang jelas dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Terkait kandidat, Arik menegaskan bahwa siapa pun memiliki hak mencalonkan diri sebagai ketua DPD, selama memenuhi syarat sesuai AD/ART Partai Golkar. Di antaranya memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) aktif dan minimal lima tahun pengalaman sebagai pengurus partai.

“Di Golkar tidak ada istilah tiba-tiba menjadi pemimpin. Semua harus melalui proses kaderisasi yang jelas dan terstruktur,” tegasnya.

Musda DPD Golkar Trenggalek akan melibatkan sekitar 17 pemilik hak suara yang terdiri dari unsur DPD kabupaten, organisasi sayap, serta perwakilan ormas pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.

Meski belum secara resmi mengumumkan apakah akan kembali mencalonkan diri, Arik tidak menutup kemungkinan maju kembali sebagai calon ketua. Namun ia menekankan, hal itu bergantung pada aspirasi dari pemilik suara.

“Apakah saya calon terkuat atau bukan, saya sendiri belum tahu. Semua bergantung pada dinamika suara dari bawah,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru
Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:09 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Berita Terbaru