Sandi, Sosok Pemuda Desa yang Sukses Lahirkan Petenis Meja Muda di Trenggalek

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandi (Kaos merah) bersama anak didiknya

Sandi (Kaos merah) bersama anak didiknya

Ragamwarta.com – Olahraga merupakan investasi kesehatan tubuh dalam waktu jangka panjang. Berbagai cabang olahraga saat ini begitu banyak digemari. Mulai sepak bola, badminton, bersepeda, tenis meja dan masih banyak cabang olahraga lainnya.

Sandi Wahyu fajar Setiawan (30 th) Pemuda asal Trenggalek ini pandai melihat peluang yang ada. Berkat skill yang ia miliki dari kecil, saat ini sudah memiliki puluhan anak didik dibidang olahraga cabang Tenis meja.

Bertempat di Dusun Kedekan, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Sandi membuka tempat latihan Tenis meja yang memiliki puluhan anak didik. Mulai dari usia 9 tahun, sampai ada yang berusia 40 tahun.

Meskipun tempat latihan yang Sandi miliki sederhana, tidak luas, atapnya asbes dan berdinding kalsibot, dari situlah banyak anak didik yang Sandi bina mengantongi berbagai kejuaraan.

“Terakhir kemarin Ardan (12 th) juara Ponorogo Open, dan PHBN Trenggalek 2025,”  terang Sandi.

Menurutnya, apa yang ia capai saat ini bukan seperti membalikkan telapak tangan. Namun banyak perjuangan yang Sandi sudah lewati. Mulai pindah ke kota Malang ikut orang yang baru ia kenal demi memulai kariernya.

Ibarat pepatah tidak ada perjuangan yang sia-sia. Iya, selain anak didiknya, dulu Sandi juga banyak meraih banyak juara.

“Saya lama di Malang, saya juga pernah diminta gabung di Gudang Garam, tapi saya keluar karena suatu alasan,”  ungkap Sandi.

Kalau saya lanjut di Gudang Garam, tambah Sandi, “mungkin saya bisa bertanding di kanca Nasional, sampai internasional.”

Selain itu, dulu demi mengasah kemampuannya di bidang Tenis meja, Sandi pernah juga bertanding sampai keliling kota besar seperti Yogjakarta, Malang, Kediri, Ponorogo, Blitar, Surabaya, Batam, dan masih banyak kota – kota besar lainnya yang pernah Sandi jelajahi.

Setelah lama keliling kota besar, akhirnya Sandi memutuskan balik ditanah kelahiran untuk menyalurkan skill yang ia miliki. Sehingga berdirilah tempat latihan yang sangat sederhana di sebelah rumah sandi.

“Awalnya dua orang yang bergabung ikut latihan, tapi alhamdulillah saat ini ada 20 lebih yang yang saya latih,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek
Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek
Petani Kakao Milenial Asal Trenggalek Raup Jutaan Rupiah, Adib : Ditanam Tahun 1998
Tambang Emas Ra Ritek Karya Warga Trenggalek Raih Piala Citra FFI 2025
Petani Porang Ponorogo Untung Besar, Parlin : Ini Trik Menanam Porang agar Tumbuh Maksimal
Ternyata Pohon Beringin Alun-alun Trenggalek Berusia Hampir Dua Abad
Menjaga Integritas di Tengah Tekanan, dan Ancaman: Kisah Ketua PN Trenggalek Dian Nur Pratiwi
Generasi Muda Trenggalek Tembus Panggung Esports Dunia Lewat PMGO 2025

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:15 WIB

Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:02 WIB

Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:10 WIB

Petani Kakao Milenial Asal Trenggalek Raup Jutaan Rupiah, Adib : Ditanam Tahun 1998

Jumat, 21 November 2025 - 17:09 WIB

Tambang Emas Ra Ritek Karya Warga Trenggalek Raih Piala Citra FFI 2025

Selasa, 28 Oktober 2025 - 05:51 WIB

Petani Porang Ponorogo Untung Besar, Parlin : Ini Trik Menanam Porang agar Tumbuh Maksimal

Berita Terbaru