Seluruh Korban Longsor di Bendungan Ditemukan, Tim SAR Akhiri Pencarian

Minggu, 2 November 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yang masih tertimbun material longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yang masih tertimbun material longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan.

RagamWarta.com – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban tanah longsor yang terjadi di Dusun Banaran RT 21/RW 08, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Dua korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan tertimbun material longsor berhasil ditemukan pada Minggu pagi (2/11/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stevanus Triadi Atmono membenarkan bahwa seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pukul 08.30 WIB korban atas nama Rohman, 15 tahun, berhasil ditemukan. Disusul korban terakhir, Fajar Puji Wibowo, 19 tahun, ditemukan sekitar pukul 09.20 WIB,” jelasnya.

Kedua korban merupakan anak dari pasangan almarhum Sarip (60) dan Welas (57), yang sebelumnya juga ditemukan meninggal dunia pada Sabtu malam.

Dengan demikian, total korban meninggal akibat longsor di Desa Depok mencapai empat orang, sementara satu anggota keluarga, Wijianto (37), selamat dengan luka-luka.

Proses pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 06.30 WIB. Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat melanjutkan evakuasi setelah sempat dihentikan karena kondisi tanah yang labil.

“Medan di lokasi cukup berat, dan semalam kami hentikan pencarian karena ada pergerakan tanah. Pagi ini pencarian dilanjutkan setelah kondisi dinilai aman,” ujar Triadi.

Pasca seluruh korban ditemukan, petugas bersama pemerintah desa dan relawan melakukan pembersihan lokasi serta pemantauan terhadap tebing di sekitar rumah warga lainnya untuk mengantisipasi longsor susulan.

Triadi mengimbau masyarakat di wilayah perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dengan durasi lama.

“Kami minta warga segera melapor bila melihat retakan tanah atau tanda-tanda longsor. Keselamatan jiwa harus jadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 16:13 WIB

Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan

Berita Terbaru