Bupati Trenggalek Siapkan Launching Program Sangu Sampah pada 21 Desember 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek siapkan launching program Sangu Sampah.

Bupati Trenggalek siapkan launching program Sangu Sampah.

RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan peluncuran program Sangu Sampah pada 21 Desember 2025.

Program Sangu Sampah menjadi langkah strategis menuju target Trenggalek Net Zero Carbon 2045 sekaligus membangun budaya pemilahan sampah sejak dini di lingkungan pelajar.

Program Sangu Sampah ini tertuang dalam Instruksi Bupati Trenggalek Nomor 100.3.4.2/2199/406.002.1/2025 sebagai upaya memperkuat gerakan ekonomi sirkular melalui partisipasi pelajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menerangkan bahwa program Sangu Sampah dirancang untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dan membangun budaya memilah serta mengumpulkan sampah,” ujar Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin ini, Rabu (3/12/2025).

Untuk memperkuat implementasi, Pemkab menggandeng dua BUMD, yakni PT JET dan BPR Jwalita. Keduanya akan berbagi peran dalam pembentukan rantai nilai sampah mulai dari penghitungan nilai ekonomi hingga distribusi manfaat kepada siswa.

“Sekarang kami mempersiapkan PT JET sebagai rantai untuk menilai sampah menjadi ekonomi. Sedangkan BPR Jwalita bertugas mendistribusikan nilai ekonomi dari pengumpulan sampah,” jelasnya.

Program Sangu Sampah akan diterapkan di seluruh lembaga pendidikan di Trenggalek. Setiap sekolah diwajibkan menyiapkan pemilahan sampah dalam delapan kategori. Siswa dapat membawa sampah sesuai kategori yang ditentukan untuk kemudian dikumpulkan dan dinilai.

“Setiap siswa bisa membawa sampah sesuai kategori yang ditentukan. Sampah akan dikumpulkan dan dinilai agar siswa bisa mendapatkan poin,” terangnya.

Poin yang diperoleh siswa nantinya dikonversikan menjadi uang saku tambahan. Nilai tersebut bebas digunakan untuk kebutuhan sekolah maupun menjadi tabungan bagi pendidikan mereka di masa depan.

“Bagi kami kesadaran lingkungan harus dipahami sejak usia dini sebagai pendidikan karakter,” imbuh Mas Ipin.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan ekologi menjadi fondasi bagi keberlanjutan ekonomi daerah.

“Saya hanya ingin menanamkan kepada siswa bahwa kalau kita baik dengan alam, maka alam akan memberikan hal baik kepada kita,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden
72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Berita Terbaru