ESI Trenggalek Ikuti Penyambutan Delegasi Federasi Esports Asia Tenggara

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ESI Trenggalek Ikuti Penyambutan Delegasi Federasi Esports Asia Tenggara

ESI Trenggalek Ikuti Penyambutan Delegasi Federasi Esports Asia Tenggara

RagamWarta.com – Esports Indonesia atau disingkat ESI Trenggalek ikuti agenda resmi penyambutan delegasi Federasi Nasional Esports se-Asia Tenggara yang diselenggarakan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).

Penyambutan delegasi yang diselenggarakan secara daring ini merupakan tindak lanjut Surat PB ESI Nomor 001-II/PB-ESI/I/2026 sekaligus menjadi bagian dari program kerja PB ESI Tahun 2026.

Dimana salah satu tujuannya untuk memperkuat diplomasi dan kolaborasi strategis antarorganisasi esports di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi diskusi, perwakilan ESI Provinsi Lampung menyoroti bahwa perkembangan ekosistem esports di Indonesia dinilai belum merata karena masih terpusat di Pulau Jawa.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Federasi Esports Thailand memaparkan pola pengembangan esports di negaranya.

Thailand saat ini memiliki 77 provinsi, dengan sekitar 50 provinsi telah terdaftar secara resmi dalam Thailand Esports Federation.

Setiap provinsi memiliki tanggung jawab menyelenggarakan event esports di wilayah masing-masing, dengan tetap mengikuti arahan dari federasi pusat.

Selain itu, Thailand menerapkan pemetaan potensi daerah dalam pengembangan cabang game.

Setiap provinsi difokuskan pada keunggulan masing-masing, seperti provinsi tertentu unggul di game PUBG, sementara provinsi lain difokuskan pada cabang game berbeda.

Pola ini dinilai efektif dalam membangun kekuatan esports secara merata dan berkelanjutan.

Selain itu, Thailand menerapkan pemetaan potensi daerah dalam pengembangan cabang game.

Setiap provinsi difokuskan pada keunggulan masing-masing, seperti provinsi tertentu unggul di game PUBG, sementara provinsi lain difokuskan pada cabang game berbeda.

Pola ini dinilai efektif dalam membangun kekuatan esports secara merata dan berkelanjutan.

Perwakilan Federasi Esports Thailand juga membagikan strategi memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah.

Salah satunya dengan membangun komunikasi aktif, menyusun proposal kegiatan yang disertai indikator capaian yang jelas, serta menegaskan bahwa esports merupakan olahraga prestasi, bukan sekadar aktivitas bermain gim.

Wakil Sekretaris ESI Kabupaten Trenggalek, Wildan Bisri menilai diskusi tersebut memberikan pembelajaran penting bagi daerah.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penyambutan, tetapi momentum strategis untuk menyelaraskan visi pengembangan esports dari tingkat daerah hingga Asia Tenggara. Konsep pemetaan potensi daerah dan strategi komunikasi aktif dengan pemerintah menjadi referensi penting bagi kami di Trenggalek,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Ia menambahkan, konsep pemetaan seperti yang diterapkan di Thailand sangat memungkinkan untuk diadaptasi di Kabupaten Trenggalek.

“Di Trenggalek sangat memungkinkan dilakukan pemetaan atlet dan tim. Kita bisa mengidentifikasi kecamatan mana yang unggul di game tertentu, atau tim mana yang berprestasi di cabang game tertentu. Dengan mapping seperti itu, pembinaan bisa lebih fokus dan terarah,” tambahnya.

Menurutnya, pendekatan berbasis data dan indikator capaian menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan sekaligus meyakinkan pemerintah daerah bahwa esports memiliki nilai prestasi dan potensi pengembangan yang jelas

Melalui partisipasi aktif dalam agenda ini, ESI Trenggalek menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerataan pengembangan esports, profesionalisme organisasi, serta peningkatan prestasi dari tingkat daerah hingga internasional.

 

Berita Terkait

Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam
Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari
Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli
MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam

Senin, 27 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Berita Terbaru

Kondisi bayi laki-laki saat ditemui warga, dibungkus jarik dan ditutup kain. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:02 WIB