Berikut Desa di Trenggalek yang Bakal Manfaatkan Lahan Hutan untuk KDKMP

Senin, 2 Februari 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lahan hutan Trenggalek

Ilustrasi lahan hutan Trenggalek

RagamWarta.com – Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Trenggalek nampaknya ada yang bakal memanfaatkan lahan hutan. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 20 desa yang akan memanfaatkan lahan hutan untuk KDKMP.

Pemanfaatan kawasan hutan tersebut masih menunggu proses perizinan pusat karena akan diajukan melalui skema pelepasan agar berstatus sebagai aset desa.

Wakil Kepala KPH Perhutani Kediri Selatan, Hermawan menjelaskan bahwa pengajuan lokasi KDKMP di Trenggalek tidak seluruhnya berada di lahan LP2B maupun LSD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk desa-desa yang tidak memungkinkan menggunakan dua skema tersebut, kawasan hutan menjadi alternatif yang diusulkan pemerintah daerah.

“Total ada 20 titik lokasi KDKMP di Trenggalek. Sebelas titik berada di kawasan KHDPK dan sembilan titik lainnya berada di wilayah kelola Perhutani,” jelasnya.

Setiap desa mengajukan luasan sekitar 1.000 meter persegi sesuai standar bangunan KDKMP. Jika dikalkulasi, total luasan lahan hutan yang diusulkan mencapai hampir 20 ribu meter persegi atau sekitar dua hektar.

Seluruh pengajuan saat ini masih diproses di tingkat pemerintah daerah untuk selanjutnya diajukan ke Kementerian Kehutanan sebagai pihak yang berwenang menerbitkan izin.

Sebaran Desa Pengusul Lahan Hutan untuk KDKMP

Wilayah hutan di bawah naungan Perhutani (9 desa):

  1. Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan
  2. Desa Srabah, Kecamatan Bendungan
  3. Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan
  4. Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo
  5. Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo
  6. Desa Ngembel, Kecamatan Watulimo
  7. Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh
  8. Desa Gamping, Kecamatan Suruh
  9. Desa Pringapus, Kecamatan Dongko

Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) (11 desa):

  1. Desa Sengon, Kecamatan Bendungan
  2. Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan
  3. Desa Masaran, Kecamatan Munjungan
  4. Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan
  5. Desa Ngulungkulon, Kecamatan Munjungan
  6. Desa Pakel, Kecamatan Watulimo
  7. Desa Nglebo, Kecamatan Suruh
  8. Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule
  9. Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul
  10. Desa Terbis, Kecamatan Panggul
  11. Desa Besuki, Kecamatan Panggul

Hermawan menegaskan, skema yang digunakan saat ini bukan lagi tukar-menukar kawasan hutan. Pemerintah daerah mengusulkan pelepasan kawasan hutan agar lokasi koperasi dapat berstatus sebagai aset desa.

“Karena bangunan koperasi dibiayai oleh desa dan nantinya menjadi aset desa, maka skema yang diusulkan adalah pelepasan kawasan hutan. Penetapan izinnya berada di Kementerian Kehutanan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Perhutani hanya berposisi sebagai pengelola kawasan hutan. Selama izin belum terbit, pemerintah desa tidak berani memulai pembangunan.

“Pengawasan ketat. Selama izin belum keluar, belum ada pembangunan KDKMP di kawasan hutan,” katanya.

Dalam penentuan lokasi, pemerintah daerah juga menekankan agar pembangunan dilakukan dengan dampak seminimal mungkin terhadap lingkungan.

Lokasi yang diajukan bukan lahan garapan warga dan sebisa mungkin tidak memerlukan penebangan pohon.

“Arahan dari Bupati jelas, pembangunan dilakukan di area yang sudah biasa dimanfaatkan masyarakat, seperti di tepi jalan, dan bukan lahan produktif,” pungkas Hermawan.

Berita Terkait

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas
SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan
Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur
Penjemputan Jemaah Haji Trenggalek Diatur, Koper Diambil Terpisah di GOR
Permintaan Maaf Askab PSSI Trenggalek Diterima, Wali Pemain Berharap Kesalahan Tak Terulang
SSB Prigi Shrimp Army Kaget Data Pemain Berubah, Askab Trenggalek Akui Kesalahan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:02 WIB

SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:04 WIB

SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan

Senin, 29 Juni 2026 - 16:09 WIB

Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB