Oasis Cafe and Pool Jadi Tuan Rumah Turnamen Mobile Legends, Perkuat Pembinaan Atlet Esports Trenggalek

Senin, 9 Februari 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi turnamen Mobile Legends di Oasis Cafe and Pool, Minggu (8/2/2026).

Situasi turnamen Mobile Legends di Oasis Cafe and Pool, Minggu (8/2/2026).

RagamWarta.comOasis Cafe and Pool menjadi pusat perhatian komunitas gaming lokal setelah sukses mengadakan turnamen Mobile Legends yang diikuti puluhan tim esports dari berbagai latar belakang.

Sedikitnya ada 23 tim dengan total 115 peserta ambil bagian dalam turnamen. Dari banyaknya peserta bisa dinilai tingginya antusias atlet esports lokal di Trenggalek yang ikuti pertandingan pada Minggu, 8 Februari 2026.

Wakil Sekretaris ESI Kabupaten Trenggalek, Wildan Bisri menjelaskan bahwa turnamen Mobile Legends di Oasis Cafe and Pool memiliki dua tujuan utama, pembinaan atlet esports dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya untuk mewadahi latihan bagi teman-teman penggiat cabang olahraga esports. Di sisi lain, dari pihak cafe juga ingin membangun branding agar lebih dekat dengan kalangan pemuda, khususnya komunitas gaming,” ujar Wildan, Senin (9/2/2026).

Menurut Wildan, perkembangan esports di Trenggalek saat ini menunjukkan tren yang cukup konsisten.

Dalam beberapa bulan terakhir, turnamen skala lokal rutin digelar setiap bulan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, swasta, hingga Oasis Cafe and Pool bekas kolam renang Jwalita Trenggalek ini.

Wildan mengungkapkan, banyak wajah baru yang ikut serta, bahkan terdapat dua tim yang berasal dari pondok pesantren di sekitar Kelutan. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif bagi perkembangan esports di daerah.

“Banyak pemain baru yang ikut serta. Bahkan ada dua tim dari pondok pesantren di sekitar Kelutan. Ini menunjukkan tren yang sangat positif. Game bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai kompetisi dan peluang prestasi,” jelasnya.

Terkait pembinaan jangka panjang, ESI Trenggalek berkomitmen mengawal potensi atlet sejak level paling dasar.

Turnamen-turnamen kecil, termasuk yang digelar di warung kopi atau cafe seperti Cafe Oasis, menjadi pintu awal penjaringan atlet berbakat.

“Pembinaan kami kawal dari skala terkecil, istilahnya dari turnamen warkop. Teman-teman yang punya potensi akan terus kami pantau dan siapkan. Target besar kami adalah meraih emas pada Porprov 2027 mendatang,” tegas Wildan.

Berita Terkait

Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam
Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari
Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Trenggalek Tak Hanya Soal Ekonomi
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli
MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam

Senin, 27 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek Capai 92 Persen, Siap Ditempati 31 Juli

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Berita Terbaru

Kondisi bayi laki-laki saat ditemui warga, dibungkus jarik dan ditutup kain. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:02 WIB