RagamWarta.com – JLS Trenggalek kembali mendapat dukungan anggaran. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp19 miliar.
Bantuan tersebut rencananyah akan digunakan untuk mempercepat pembebasan lahan di tahun 2026 ini sebagai tahap awal kelanjutan pembangunan Jalur Lintas Selatan di Trenggalek.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, bantuan tersebut diprioritaskan untuk menyelesaikan pengadaan lahan yang masih menjadi kendala pembangunan ruas JLS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, jadi dana yang tersedia untuk JLS ini merupakan bantuan keuangan dari pemerintah provinsi. Kita gunakan yang pertama kali nanti untuk pembebasan lahan,” kata Mas Ipin sapaan akrabnya.
Dijelaskan Mas Ipin, Dokumen kawasan hutan yang dilintasi trase JLS telah diselesaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Selanjutnya pemerintah daerah akan menuntaskan pembebasan lahan milik masyarakat agar proses appraisal dan pembayaran ganti rugi dapat segera dilakukan.
“Saat ini trase yang dilewati kawasan hutan itu secara dokumen sudah diselesaikan oleh Dinas PU. Kemudian kita menyelesaikan juga nanti tanah-tanah milik warga. Harapannya appraisal bisa berjalan, kemudian proses ganti ruginya bisa berjalan sehingga Rp19 miliar yang diberikan pemerintah provinsi bisa terserap,” ujarnya.
Setelah proses pengadaan lahan selesai, Pemkab Trenggalek akan melaporkan progres tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.
Laporan itu diharapkan menjadi dasar agar pembangunan fisik JLS kembali masuk dalam program pemerintah pusat.
“Kalau sudah terserap nanti akan kita laporkan kepada Kementerian PU melalui balai, apakah tersedia pembangunan ruas JLS di nomenklatur yang tersedia di tahun ini ataupun tahun depan,” jelasnya.
Arifin berharap pembangunan ruas JLS yang menghubungkan Watulimo, Munjungan, hingga Panggul dapat segera dilanjutkan. Jika ruas tersebut tersambung, jalur selatan Trenggalek akan terkoneksi penuh dengan Kabupaten Pacitan di sisi barat dan Kabupaten Tulungagung di sisi timur.
“Harapannya nanti ruas Watulimo sampai Panggul yang melalui Munjungan itu bisa segera selesai sehingga nanti berarti total di Trenggalek, mulai dari Pacitan, Trenggalek sampai Tulungagung nanti sudah terkoneksi 100 persen,” pungkasnya.






